
Ketika ia jadi salah satu kasus yang paling merugikan dan membahayakan untuk game-game single-player, apalagi untuk mereka yang punya hype tinggi, kebocoran informasi sepertinya sudah jadi bagian sehari-hari dari ekosistem game gacha.
Walaupun demikian, bukan berarti para developer tidak berusaha untuk mencegah hal ini untuk terjadi terlepas dari apakah ia berujung efektif atau tidak. Belum cukup? Game gacha juga harus berhadapan dengan ragam masalah lain seperti cheat hingga private server. Perjuangan melawan setiap dari mereka ternyata mempertebal pundi uang salah satu developer game gacha terbesar dunia – HoYoverse.
Sebagai salah satu developer game gacha yang secara aktif terus berupaya melindugi IP andalan mereka, dari Genshin Impact, Honkai: Star Rail, hingga Zenless Zone Zero, HoYoverse berujung memenangkan cukup banyak kasus di tahun 2025 kemarin.
Dalam laporan resminya, HoYoverse menyebut bahwa divisi legal mereka berujung menangani kurang lebih 22 investigasi kejahatan dan tuntutan hukum melawan sekitar 2.388 individu di sepanjang tahun 2025 kemarin. Kasus yang mereka angkat berkisar dari “sekadar” kebocoran data dan informasi hingga yang lebih berat seperti menjual cheat dan akses ke private server. Informasi-informasi soal kasus ini juga banyak datang dari laporan fans.
Sementara untuk urusan private server dan cheat tools, HoYoverse mengaku berhasil membongkar kurang lebih 503 retailers. Salah satu terduga dengan biaya ganti rugi terbesar bahkan harus membayar sekitar 6,4 miliar Rupiah.

Dari semua total tersebut, HoYoverse mengaku berhasil memenangkan kurang lebih 1.240 kasus dengan jumlah kompensasi menyentuh angka 37 juta Yuan atau sekitar 91 Miliar Rupah. Angka ini belum termasuk kasus-kasus yang baru diangkat di awal tahun 2026 ini, termasuk penangkapan leaker ternama – HomDGCat yang tentu saja juga terikat pada sejumlah kompensasi uang nantinya.
Dengan popularitas game HoYoverse yang tidak memperlhatkan tanda-tanda meredup dan potensi rilis untuk lebih banyak judul di masa depan, sepertinya bukan tidak mungkin bahwa total pendapatan dari biaya ganti rugi ragam kasus hukum ini akan terus meninggi di masa depan.
Bagaimana menurut Anda soal situasi ini?

