Bukan Supranatural, Sihir Assassin’s Creed Hexe Akan Didasarkan Sains

Bukan Supranatural, Sihir Assassin’s Creed Hexe Akan Didasarkan Sains

Author picture
Author picture

Menjadi salah satu franchise yang mereka andalkan, Ubisoft dan anak perusahaan penanggung jawabnya – Vantage Studios memang sudah punya rencana panjang untuk Assassin’s Creed. Setelah setting Jepang di Assassin’s Creed Shadows, kita sudah dipastikan akan mengeksplorasi era perburuan para penyihir yang tentu saja menawarkan atmosfer yang lebih gelap via Assassin’s Creed Hexe. Setting ini juga menumbuhkan satu pertanyaan besar lainnya – bagaimana cara mereka menangani sihir?

Karena saeperti yang kita tahu, kekuatan magis bukanlah sesuatu yang baru di franchise Assassin’s Creed. Lewat teknologi peradaban kuno yang jadi pondasi lore yang ia bawa, banyak situasi di dalam cerita dimama protagonis utama mampu melakukan sesuatu yang tidak akan bisa dicapai oleh manusia, seperti kemampuan mengendalikan pikiran misalnya.

Walaupun Ubisoft belum angkat bicara, namun leaker yang cukup akurat dengan informasi terkait Ubisoft – Tom Henderson akhirnya angkat bicara soal implementasi sistem “sihir” seperti apa yang bisa kita antisipasi dari Assassin’s Creed Hexe nantinya.

Bahwa alih-alih sesuatu yang benar-benar supranatural, protagonis utama Assassin’s Creed Hexe nantinya akan mengeksekusi ragam aksi “sihir” yang nantinya bisa dijelaskan secara sains. Bahwa sebagian besar sihir ini bisa dieksekusi karena pemahaman sang karakter untuk ilmu kimia dan sejenisnya. Sebagai contoh? Ia misalnya bisa meracik sebuah bom asap untuk “menghilang”, yang tentu saja di hadapan rakyat biasa terlihat seperti sebuah sihir.

Leaker ternama Ubisoft – Tom Henderson menyebut bahwa sistem sihir Assassin’s Creed Hexe akan didasarkan sains dan bukan sesuatu yang murni supranatural.

Sayangnya, laporan terbaru dari Henderson terkait situasi baru Assassin’s Creed Hexe tidak semuanya berkonotasi positif. Ubisoft disebut-sebut telah menarik sekitar 50 orang dari tim peraciknya atas nama untuk menjaga game ini tetap berada di budget yang bisa ditoleransi. Situasi ini juga ia sebut membuat Hexe ditendang rilisnya dari petengahan 2027 ke musim liburan 2027.

Tentu saja, Ubisoft sendiri masih belum angkat bicara secara detail terkait game yang masih penuh misteri ini. Jelas bahwa aksi marketing mereka diarahkan untuk mempopulerkan Asssassin’s Creed Black Flag Resynced yang akan meluncur Juli 2026 nanti.

Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang berharap sistem sihir di Assassin’s Creed Hexe hadir sebagai kekuatan supranatural murni atau sesuatu yang didasarkan pada sains?

Author picture
Editor in Chief
Pladidus sudah berkecimpung selama 14 tahun di industri media game Indonesia dan selalu bersemangat untuk merekomendasikan Suikoden II kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja.

Next Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest

Level Up Your Gaming News!

Subscribe for the latest gaming news and updates.

Share this website