Review Code Vein II: Eksekusi Tak Sekuat Ambisi!

Review Code Vein II: Eksekusi Tak Sekuat Ambisi!

Author picture
Author picture

Di ranah begitu banyak game Souls-like yang eksis di industri game,  Code Vein dari Bandai Namco selalu punya posisi yang istimewa bagi kami pribadi. Dengan sistem companion yang ia usung, kami selalu menjadikannya sebagai game Souls-like yang kami rekomendasikan untuk setiap gamer yang baru tertarik untuk terjun ke dalam genre yang mulai bergerak ke arah mainstream ini. Dengan sistem companion yang ia usung, Code Vein menawarkan gameplay yang tetap menantang namun jauh lebih bersahabat dibandingkan dengan game Souls-like yang lain. Bayangkan betapa bahagianya kami ketika mendengar bahwa Bandai Namco berujung melepas sang seri terbaru – Code Vein II.

Namun sayangnya, alih-alh hype, trailer perdana yang ia lepas memicu keraguan tersendiri. Ia jelas menawarkan arah yang berbeda dengan sang seri pertama, mulai dari konsep dunia yang lebih terbuka untuk dijelajahi hingga sekadar pendekatan visual bergaya anime yang kini tidak lagi sekental yang kita harapkan. Walaupun demikian, kami tetap mendekkati seri ini dengan penuh harapan, bahaw ia bisa melampaui apapun yang sempat ditawarkan oleh si seri pertama.

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Code Vein II? Mengapa kami menyebutnya sebagai sebuah seri yang memiliki kontradiksi antara ambisi dan eksekusi? Review  ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Plot

Di tengah potensi akhir dunia, Anda akan berperan sebagai karakter setengah Revenant dan setengah manusia.

Dibandingkan dengan sang seri pertama, Code Vein II memang menghadirkan sebuah jalinan cerita yang jauh lebih kompleks. Bahwa cerita fantasi yang satu ini bahkan melibatkan ekstra mekanik perjalanan waktu di dalamnya.

Ia mengambil setting post-apocalyptic dimana dua ras besar – manusia dan Revenant yang hidup berdampingan harus berhadapan dengna sebuah fenomena yang tampil bak kiamat – Resurgence. Siapapun yang terimbas enegi dari fenomena ini akan lahir kembali sebagai Horrors – sebuah entitas yang seolah eksis untuk memangsa yang lainnya. Sempat disegel dan berujung bocor kembali, Resurgence pun akhirnya menjadi tenang berkat aksi 5 hero Revenant yang berhasil menguncinya dengan sesuatu bernama Luna Rapacis.

Dengan kekuatan Revenant pendamping bernama Lou, Anda akan berupaya untuk mengatasi masalah ini dengan kemampuan melintasi waktu.
Tantangan seperti apa yang menanti perjalanan Anda?

Anda sendiri akan berperan sebagai protagonis racikan Anda sendiri yang tiba-tiba bangun tanpa ingatan di dekat seorang Revenant bernama Lou. Sayangnya, Anda bangun di saat yang tidak tepat. Kelima hero Revenant yang menjadi pondasi Luna Rapacis kini mulai perlahan tapi pasti, melemah dan retak, membuka potensi kembalinya Resurgence. Tidak ada cara lain selain meniggunakan kekuatna luar bisa milik Lou untuk mulai berjalan melewati waktu atas nama mencegah bencana ini terjadi.


Lantas, konflik seperti apa yang harus dihadapi oleh sang protagonis utama? Mampukah ia menyelamatkan dunia? Karakter hero Revenant seperti apa saja yang akan Anda temui? Semua jawaban dari pertanyaan ini akan bisa Anda dapatkan dengan memainkan Code Vein II ini.

Author picture
Editor in Chief
Pladidus sudah berkecimpung selama 14 tahun di industri media game Indonesia dan selalu bersemangat untuk merekomendasikan Suikoden II kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja.

Next Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest

Level Up Your Gaming News!

Subscribe for the latest gaming news and updates.

Share this website