IGRS Sebut Persona 5 dan Clair Obscur: Expedition 33 Tidak Layak Distribusi

IGRS Sebut Persona 5 dan Clair Obscur: Expedition 33 Tidak Layak Distribusi

Author picture
Author picture

Keinginan pemerintah Indonesia untuk mulai mendorong implementasi IGRS (Indonesia Game Rating System) ke ekosistem gaming lokal memang menjadi pedang bermata dua pada saat berita ini ditulis. Di satu sisi, keinginan mereka untuk melindungi usia gamer tertentu didukung dengan langkah teknis tepat, dari bergabung ke IARC hingga berkolaborasi aktif dengan Steam untuk memastikan publisher dan developer tidak terbebani kesibukan proses ini. Namun di sisi lain, kakunya indikator yang digunakan berpotensi untuk membuatnya jadi pisau yang membunuh industri game Nusantara secara perlahan.

Seperti yang kita tahu, berbeda dengan kebanyakan rating umur di region yang lain, IGRS tidak memiliki fleksibilitas saat bicara soal ketelanjangan. Tidak ada pembagian soal mana ketelanjangan penuh ataupun yang berlaku hanya sebagian atau dipamerkan atas nama seni semata. Hal serupa juga diimplementasikan untuk semua jenis animasi hubungan seksual, bahkan yang diracik dengan pendekatan yang lebih tersembunyi ataupun penuh dengan nilai seni.

Situasi ini memang meninggalkan kecemasan tersendiri bahwa IGRS pelan tapi pasti akan mulai mempermasalahkan game-game keren yang memiliki sedikit muatan konten seperti ini di dalamnya. Seperti yang kita tahu, wawancara kami dengan mereka yang menangani sistem ini bahkan sempat memastikan bahwa Ghost of Yotei akan masuk klasifikasi tidak layak distribusi hanya semata-mata adegan sang protagonis utama – Atsu yang berendam di kolam air panas dengan sedikit adeganyang memperlihatkan bokong.

IGRS mengklasifikasikan game RPG populer seperti Expedition 33 dan Persona 5 sebagai game tidak layak distribusi di Steam.

Kini bersama dengan implementasi IGRS di sebagian besar game Steam yang ada, mimpi buruk soal kekakuan indikator untuk rating umur RC atau Refused Classification akhirnya mengemuka. Beberapa game dengan kekerasan dan ketelanjangan seperti GTA V dan Baldur’s Gate 3 resmi mendapatkan rating RC pada saat berita ini ditulis. Situasi yang menimbulkan ketakutan soal rilis GTA VI di November 2026 mendatang dan tentu saja – Divinity yang trailer pengenalannya begitu brutal di The Game Awards 2025 kemarin.

Yang menarik? Rating RC IGRS ini juga “memakan” korban yang tidak pernah kita perkirakan sebelumnya. Dua game RPG andalan ATLUS yang saat ini tersedia di Steam – Persona 5 Royal dan Metaphor: ReFantazio juga mendapatkan rating RC tanpa ada informasi jelas soal apa yang mendasari keputusan tersebut. Lebih parahnya lagi? Game yang berhasil mendominasi penghargaan Game of the Year di 2025 kemarin – Clair Obscur: Expedition 33 juga mendapatkan rating RC.

Tidak ayal lagi, situasi ini memicu kepanikan tersendiri dengan harapan bahwa IGRS bisa lebih menawarkan fleksibilitas yang lebih tinggi untuk konten-konten ketelanjangan dan hubungan seksual tanpa memperlihatkan alat kelamin. Pada saat berita ini ditulis, game-game dengan rating IGRS di level RC masih tetap bisa dibuka dan dibeli secara resmi.

Bagaimana menurut Anda soal situasi ini?

Author picture
Editor in Chief
Pladidus sudah berkecimpung selama 14 tahun di industri media game Indonesia dan selalu bersemangat untuk merekomendasikan Suikoden II kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja.

Previous Post

Next Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest

Level Up Your Gaming News!

Subscribe for the latest gaming news and updates.

Share this website