
Dari seekor singa yang begitu ditakuti menjadi kucing ompong yang tidak lagi bisa diandalkan, perumpamaan ini sepertinya cocok untuk menggambarkan situasi yang mengitari sistem anti-bajakan video game- Denuvo. Bukan saja ia berujung dibobol oleh tim peretas baru bernama Voices38 yang kini “memegang kunci” untuk menghancurkan semua jenis iteras yang ada, Denuvo juga harus berhadapan dengan sistem bypass super efektif bernama Hypervisor yang membuatnya tidak lagi relevan. Denuvo tidak tinggal diam.
Walaupun terus diserang oleh tim Voices38 yang baru saja berhasil membobol Black Myth: Wukong keluar tahun 2024, fokus Denuvo saat ini sepertinya lebih diarahkan untuk “membunuh” teknik Hypervisor yang memanfaatkan sistem bypass sistem keamanan berbasis virtual machine. Solusi mereka? Internet.
Berdasarkan laporan dari Pirat_Nation yang juga dikutip oleh Tom’s Hardware, Denuvo kabarnya menggandeng 2K Games untuk meluncurkan metode anti-bajakan yang lebih agresif dibandingkan dengan iterasi sebelummya. Untuk beberapa game 2K terpilih seperti NBA 2K25, NBA 2K26, dan Marvel’s Midnught Suns, Denuvo kini mengharuskan si video game untuk terkoneksi ke internet dan terhubung dengan server Denuvo setiap 14 hari sekali.
2k and Denuvo work together to brick your game, requiring an always online connection:
— Pirat_Nation 🔴 (@Pirat_Nation) April 26, 2026
Recent reports confirm that Denuvo Anti-Tamper, in partnership with 2K Games, has introduced a new restriction in several titles including NBA 2K25, NBA 2K26, and Marvel’s Midnight Suns.… pic.twitter.com/awFKHLu2Uq
Permintaan token baru ysng memungkinka game-game tersebut untuk bisa dimainkan ini bukanlah sesuatu yang bisa ditiru dan di-emulasi oleh teknik Hypervisor yang selama ini kita kenal. Kode perintah untuk permintaan pemeriksaan internet ini hanya bisa dimodifikasi dan dihapus oleh bajakan versi crack keluaran Voices38 dan bukan teknik Hypervisor.
Untuk sementara ini, teknik ini hanya akan diimplementasikan Denuvo di beberapa game 2K Games yang tercantum di atas. Belum ada informasi lanjutan apakah mereka berencana untuk memperluas “teknik” ini di game-game Denuvo keluaran publisher lain di masa depan atau tidak.
Bagaimana menurut Anda soal situasi ini?

