
Dibandingkan dengan implementasinya untuk pertama kali beberapa waktu yang lalu, resepsi gamer terhadap penggunaan AI di industri game memang lebih lunak. Bahkan platform seperti Steam sekalipun misalnya kini hanya mengharuskan developer untuk membuka informasi penggunaan AI apalagi hasilnya memang muncul di produk final.
Sementara untuk AI yang sekadar membantu proses efisiensi pengembangan tidak lagi dipermasalahkan. Namun situasi yang sedikit runyam terjadi dengan game gacha baru dari Hotta dan Perfect World – Neverness to Everness alias NTE.
Sempat mengumumkan milestone pendapatan yang fantastis dengan angka hingga 100 juta RMB atau sekitar 250 miliar Rupiah lintas platform di hari pertama rilis, bukan berita bahagia yang justru mengikuti nama NTE setelahnya, melainkan kontroversi. Salah satunya melibatkan streamer Twitch sekaligus Vtuber ternama – Ironmouse.
Apa pasal? Seperti kerjasama dengan streamer lainnya, Ironmouse juga sempat digandeng NTE untuk menggelar stream bersponsor atas nama mempopulerkan game gacha yang satu ini. Namun alih-alih positif, Ironmouse justru berujung membatalkan kerjasama yang satu ini dengan Hotta Studio.
Dalam pernyataan resminya, Ironmouse menuduh Hottta telah berbohong soal penggunaan Gen AI di dalam NTE itu sendiri. Sebagai Vtuber dan streamer dengan sikap yang cukup keras terhadap AI, Ironmouse menyebut bahwa Hotta sempat mengaku bahwa NTE tidak memiliki konten Gen-AI sama sekali di dalam dunia urban yang ia usung. Bahwa segala sesuatunya diracik dengan tangan.
Not only is the game still full of Gen AI on launch, they straight up stole this shot from Weathering with You and ran it through AI. #nte https://t.co/uUAUYiICfN pic.twitter.com/jwWhu8HJZG
— Ezie (@HSC_Ezie) April 30, 2026
Namun tidak perlu melakukan riset begitu kompleks untuk menemukan begitu banyaknya konten kreatif yang jelas diracik menggunakan Gen AI dan terinspirasi dari ragam media populer yang belum diketahui persoalan legalitasnya, seperti yang dilaporkan oleh banyak user di Twitter / X. Kita bicara soal poster yang tersebar dalam kota hingga acara televisi in-game berbentuk animasi. Kebohongan inilah yang akhirnya membuat Ironmouse membatalkan kerjasama dan berujung angkat bicara.
Berita lebih buruknya? Hotta Studio tidak hanya dituduh berbohong di event sponsored stream bersama dengan Ironmouse ini saja, tetapi juga dari artikel interview terkait NTE sebelum game ini tersedia di pasaran. Sang produser untuk game gacha ini – Yang Lei sempat sesumbar bahwa aset yang mereka tawarkan di game ini merupakan buah tangan racikan talenta studio mereka tanpa AI.
Bagaimana menurut Anda terkait situsasi ini?

