
Setelah 10 tahun tanpa karya, nama seorang Fumito Ueda akhirnya mengemuka kembali setelah event gaming musim panas yang baru saja berlangsung. Kreator di balik game-game klasik seperti ICO, Shadow of the Colossus, dan The Last Guardian ini akhirnya memperkenalkan game teranyarnya yang mengusung nama sebagai gen ATLAS. Hadir dengan tema mecha dan sisi aksi yang lebih kental, Ueda ternyata juga menjadi salah satu pihak yang menyayangkan ditutupnya salah satu studio remake terbaik di bawah Sony – Bluepoint Games.
Seperti yang kita tahu, setelah kegagalan proyek game God of War live-service yang mereka racik bersama dengan ditolaknya beberapa proyek seperti Bloodborne Remake, Sony memang memutuskan untuk menutup Bluepoint Games.
Ueda yang salah satu game andalannya – The Shadow of the Colossus sempat melewati proses remake yang ditangani studio ini dengan puja-puji yang tinggi mengaku sedih dengan berita tersebut. Dalam wawancaranya dengan IGN, Ueda mengaku bahwa dirinya mendapatkan informasi soal penutupan Bluepoint Games serentak bersama dengan gamer yang lain mengingat mereka kala itu tidak tengah menjalnin kerjasama apapun.

Ia mengaku bahwa dirinya sempat berharap bahwa akan datang kesempatan dimana ia akan bisa bekerjasama lagi dengan Bluepoint Games untuk sebuah proyek remake, yang notabene diakui Ueda memang menjadi spesialisasi studio ini. Dengan baris game yang ia miliki, ia terbuka mengaku bahwa proyek remake yang ia inginkan tersebut adalah ICO.
Sayangnya, Ueda dan timnya – genDESIGN juga belum mengumumkan tanggal rilis pasti untuk gen ATLAS yang akan meluncur untuk Playstation 5, XBox Series, dan tentu saja – PC (via Epic Games Store). Ini akan menjadi karya perdana dimana gamenya tidak lagi “terkunci” pada eksklusivitas Playstation.
Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang sedih dengan ditutupnya Bluepoint Games juga?

