Setelah proses penantian yang begitu lama, Tomb Raider akhirnya menemukan kembali denyut jantungnya. Terlepas puja-puji yang diterima seri trilogi yang mengeksplorasi perjalanan awal Lara Croft sebagai Tomb Raider, nasib franchise ini memang sempat terkatung-katung, terutama karena kesulitan finansial Embracer Group yang seharusnya berperan sebagai pemilik Crystal Dynamics yang baru. Namun untungnya, ia terus memperlihatkan titik terang yang menjanjikan.
Dengan proses pengembangan yang berjalan, sayangnya, gamer yang tidak sabar lagi untuk menjajal game ini secepat yang mereka bisa harus sedikit lebih bersabar. Apa pasal? Karena mengikuti apa yang terjadi dengan seri yang lain – Tomb Raider: Legacy of Atlantis yang rilisnya ditendang dari tahun 2026 ke 2027, sang seri terbaru Lara Croft: Catalyst juga kabarnya akan ditunda.
Untuk Anda yang tidak terlalu familiar, berbeda dengan Legacy of Atlantis yang diposisikan sebagai sejenis “remake” untuk seri Tomb Raider pertama, Tomb Raider: Catalyst merupakan seri sekuel sesungguhnya dari trilogi Tomb Raider modern sebelumnya dari Crystal Dynamics. Ia akan memuat cerita Lara Croft yang siap melanjutkan aksi berburu artifak sejarahnya di India.
Namun sayangnya, ambisi untuk menikmati game ini di tahun 2027 mendatang sepertinya harus padam. Berdasarkan komentar dari boss besar Amazon Games – Jeffrey Gattis dalam podcast terbarunya bersama The Games Business, Tomb Raider: Catalyst ia sebut baru akan dirilis di tahun 2028 mendatang atau setahun setelah jendela rilis yang ditentukan sebelumnya.

Walaupun pernyataan PR Amazon Games kepada Gematsu menolak untuk mengkonfirmasikan informasi yang besar kemungkinan terlontar secara tidak sengaja tersebut, ada indikasi kuat bahwa informasi ini memang benar adanya. Dalam pernyataana resminya, Amazon Games hanya menyebut bahwa proses pengembangan saat ini berjalan lancar dan mereka belum punya informasi untuk bicara soal timing rilis Tomb Raider: Catalyst.
Tomb Raider: Catalyst sendiri sempat diumumkan akan dilepas untuk Playstation 5, Xbox Series, dan tentus aja – PC.
Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang kecewa dengan keputusan ini?

