Sebuah kasus unik dimana seri game yang lebih tua justru diminati daripada seri terbarunya, hal inilah yang terjadi dengan game action yang diracik oleh Starbreeze Games untuk game bertema perampok andalan mereka – Payday. Dengan seri ketiga yang tak kunjung menemukan momentumnya, mereka ternyata tidak mengabaikan sang seri kedua yang lebih populer. Game yang sudah berusia 13 tahun tersebut tiba-tiba mendapatkan sebuah konfirmasi yang mengejutkan. Sebuah engine baru dengan begitu banyak janji dan ambisi.
Lewat sebuah video pengumuman, Starbreeze Games secara resmi mengumumkan pergantian engine Payday 2 ke Diesel 3.0 yang akan menjanjikan beragam ekstra fitur dan perbaikan.
Engine yang kini didasarkan pada DirectX 11 dan arsitektur 64 bit yang satu ini memang tdak akan menawarkan sesuatu yang signifikan dari sisi visual, namun daya tarik utamanya akan terletak pada penyempurnaan sisi performa itu sendiri. Salah satu yang cukup penting? Penurunan penggunaan VRAM ke angka 1,2GB yang akan membuat Payday 2 lebih bersahabat untuk hardware lebih lemah.

Yang paling signifikan? Mengingat pergantian engine Diesel 3.0 ini pada akhirnya akan menuntut gamer untuk mengunduhnya dari awal, Starbreeze Games juga dengan bangga mengumumkan bahwa mereka juga akan menawarkan penurunan kapasitas penggunaan data. Game yang dulunya berukuran 86GB ini akan berubah menjadi hanya 32GB, dengan penurunan sekitar 54GB tanpa pemotongan konten sekalipun.
Starbreeze sendiri berencana untuk melempar update ini dalam bentuk beta Steam lebih dulu besok – tanggal30 Juni 2026 untuk mengujinya sebelum berpindah ke rilis penuh untuk semua gamer pemilik Payday 2 nantinya.
Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer aktif Payday 2 yang gembira menyambut berita ini?

