Momen Piala Dunia 2026 memang telah berakhir dengan begitu banyak momen memorable, dari sepak terjang Cape Verde yang fantastis hingga bukti ekstra korupnya FIFA sebagai organisasi lewat ragam aksi yang mereka pamerkan, termasuk pembatalan keputusan kartu merah karena pengaruh politik negara adidaya. Seolah berita buruk terkait perhelatan ini belum selesai, ia kini datang dengan berita buruk dari sisi industri game.
Seperti yang kita tahu, selepas pecah kongsi dari EA, FIFA memang belum menemukan developer game yang solid untuk meneruskan lisensi yang ia miliki. Untungnya di momen Piala Dunia 2026 kemairn, mereka berhasil menggandeng Delphi dari Los Angeles dan Netflix untuk meracik sebuah game bola kasual eksklusif di platform tersebut.
Kini bersama dengan selesainya event yang berupaya mereka promosikan tersebut, developer di balik game bertajuk FIFA World Cup: Launch Ediition ini – Refactor Games langsung diterpa berita dan keputusan yang tidak mengenakkan.

Bagaimana tidak? Hanya dalam waktu beberapa bulan sejak game ini tersedia sebagai media interaktif pendukung, Refactor Games kabarnya langsung mengalami kasus PHK massal yang sebegitu besarnya hingga studionya asal California ini terancam ditutup. Situs GamesBeat sendiri mendengar bahwa kurang lebih 85% dari total pegawai sudah dirumahkan.
Tidak ada kejelasan pula apakah rencana awal Netflix untuk membuat game sepakbola ini terus berevolusi seiring dengan waktu berjalan, yang tentu jelas ditandai dengan nama “Launch Edition” yang ia bawa, masih diteruskan atau tidak selepas dari konfirmasi PHK massal Refactor Games ini.
Bagaimana dengan Anda? Sempat mencicipi game yang satu ini?

