
Menyebutnya sebagai salah satu game yang paling diantisipasi di tahun 2026 ini memang bukan sesuatu yang berlebihan. Bagaimana tidak? Setelah selama ini dikenal sebagai otak di balik seri game Pokemon yang terkadang meluncurkan game dengan skala yang lebih kecil, Game Freak tiba-tiba hendak menerobos pasar game di kelas AA dan AAA dengan proyek action RPG bertajuk Beast of Reincarnation. Namun sayangnya, rilisnya tidak seindah yang dibayangkan.
Terlepas dari puja-puji yang diarahkan kepada mekanik action RPG yang mengandalkan aksi parry bak Sekiro yang ia usung, jelas bahwa rilis Beast of Reincarnation ini masih dipenuhi dengan ragam kekurangan. Bahkan di rilis versi Steam-nya, rilisnya disambut dengan nilai review “Mixed” dari user yang tentu jad indikator yang mengkhawatirkan.
Ada begitu banyak keluhan yang mengemuka, dari permasalahan kualitas visual yang berada di bawah standar game modern, sistem kamera yang tidak bersahabat di beberapa skenario pertempuran, hingga sekadar pacing cerita itu sendiri.
Dalam tweet resminya, Game Freak hadir dengan satu sikap yang jelas – bahwa mereka berkomitmen untuk membenahi Beast of Reincarnation ini lewat segudang update di masa depan.
Ada beberapa feedback yang akan mereka jadikan prioritas untuk ditangani, dari pembenahi beberapa bug yang sudah dilaporkan, kamera, ukuran teks subtitle, hingga sekadar perubahan mode default setting dari Cinematic ke Performance. Mereka juga berencana untuk memperbaiki pacing cerita dari keseluruhan game.
Beast of Reincarnationをプレイいただきありがとうございます。
— ゲームフリーク公式 (@GAMEFREAK_info) August 5, 2026
現在、皆様からのご意見を真摯に受け止め、継続的にアップデートを予定しております。
■次回パッチ(一週間以内を予定)
・カメラ調整
・文字サイズの拡大
・ストーリーのテンポ感改善(今後も継続調整予定です)…
Sayangnya, tidak ada kejelasan soal kapan update perdana ini akan meluncur dan seberapa signifikan perbaikan yang ia usung. Satu yang pasti, pengumuman ini juga dilakukan Game Freak dengan menyertakan form Feedback untuk terus mengenali masalah-masalah apa saja yang dikeluhkan gamer.
Bagaimana dengan Anda sendiri? Termasuk gamer yang saat ini juga tengah menghadapi masalah teknis di Beast of Reincarnation?

