
Sebuah franchise yang popularitasnya bahkan menembus industri game itu sendiri, memosisikan Call of Duty sebagai salah satu brand industri hiburan terbesar di dunia memang bukan sesuatu yang berlebihan.
Kita bicara soal sebuah game rilis tahunan yang masih secara konsisten mendulang pujian dan angka penjualan yang fantastis. Ia bahkan menembus total pendapatan dengan angka yang tidak pernah Anda prediksi sebelumnya.
Data tersebut datang langsung dari CEO XBOX – Asha Sharma yang menyertakan informasi ini dalam postingan perayaan resepsi positif yang diterima oleh sang seri terbaru – Call of Duty: Modern Warfare 4 dari Infinity Ward.
Sharma memastikan setelah 24 tahun eksistensi franchise ini dengan puluhan seri utama yang sempat dirilis di beragam generasi platform, Call of Duty telah berhasil mendulang total pendapatan sekitar USD 40 miliar atau sekitar 725 triliun Rupiah di sepanjang eksistensinya.
One of the most celebrated Call of Duty games in its 24-year history, and now $40B in lifetime franchise revenue. An incredible milestone. Congrats to the Activision team. And to the players, thank you for being with us. pic.twitter.com/AlpXydEQIQ
— ASHA (@asha_shar) October 26, 2026
Seperti yang kita tahu, setidaknya ada dua seri Call of Duty yang saat ini masih bertengger di posisi 20 besar game terlaris sepanjang masa. Ada COD: Black Ops III di posisi ke-18 dengan total penjualan sekitar 43 juta kopi dan COD: Modern Warfare (2019) di posisi ke-19 dengan total penjualan sekitar 41 juta kopi. XBOX dan Activision sendiri belum berbagi data penjualan untuk Modern Warfare 4 pada saat berita ini ditulis.
Dengan kesuksesan yang terus mereka raih, sepertinya aman untuk berasumsi bahwa Activision akan terus berupaya menelurkan seri baru Call of Duty setiap tahunnya, yang bahkan dikabarkan akan memulai sub-series baru untuk seri tahun 2027 mendatang.
Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang masih secara aktif mengikuti franchise ini?

