Kreator Vagrant Story Bicarakan Mekanik Impian Jika Sekuel Terjadi

Kreator Vagrant Story Bicarakan Mekanik Impian Jika Sekuel Terjadi

Author picture
Author picture

Bagi gamer yang tumbuh besar dengan Playstation pertama, konsol perdana Sony tersebut merupakan surga untuk begitu banyak judul eksperimental fantastis, terutama ranah RPG. Square Enix yang di kala itu masih bernama Squaresoft menjadi salah satu jawaranya, dengan judul demi judul yang berakhir mencuri hati banyak gamer di kala itu. Salah satunya? Vagrant Story.

Hadir sebagai sebuah cerita fantasi di semesta Ivalice, sebagian besar gamer biasanya mengingat Vagrant Story karena dua hal: pendekatan visualnya yang unik atau tingkat kesulitannya yang tinggi. Sayangnya, terlepas dari namanya yang kian populer seiring dengan usianya yang menua, mimpi untuk melihat judul ini kembali di era modern memang mulai terlihat mustahil. Namun situasi ini tidak menghalangi sang kreator – Yasumi Matsuno untuk sedikit berimajinasi.

Menjawab pertanyaan dari kreator seri SaGa – Akitoshi Kawazu di situs X, Matsuno memberikan sebuah gambaran soal seri Vagrant Story terbaru seperti apa yang akan ia racik jika seri ini berlanjut. Sebuah harapan yang tentu saja kecil mengingat ia sendiri sudah terhitung pensiun dari bisnis pengembangan game.

Matsuno mengaku bahwa alih-alih mengejar sesuatu yang mirip Elden Ring atau The Legend of Zelda, ia ingin menciptakan sesuatu yang benar-benar original. Jika sebuah seri Vagrant Story memang berujung diracik, ia ingin mengeksplorasi kembali ide yang sempat hendak ia racik dengan seri pertamanya, namun gagal karena limitasi performa Playstation di era itu.

Bahwa alih-alih bertarung sendiri, sang protagonis utama – Ashley Riot akan berkesempatan untuk menyelamatkan penduduk dari sebuah kota yang tertutup dan membawa mereka ke tempat yang aman. Nantinya, companion ini akan bisa bergabung sebagai bagian dari party Ashley untuk membantunya berpetualang.

Yang menarik? Matsuno ingin membuat tidak semua penduduk yang diselamatkan akan memiliki fungsi dan kegunaan untuk aksi petualangan Anda. Tidak sedikit dari mereka yang justru akan jadi beban. Tidak hanya itu saja, situasi game akan membuat Anda tidak bisa menyelamatkan semua penduduk yang Anda temui, sehingga pilihan penuh dilema moral harus diambil.

Seiring dengan lebih banyak penduduk yang diselamatkan, semakin banyak pula porsi cerita yang disajikan kepada Anda lewat percakapan yang lahir. Vagrant Story 2 ini akan jadi game RPG yang tidak hanya berfokus pada bertahan hidup saja, tetapi juga menyelamatkan hidup.

Namun terlepas dari ide dan wacana yang jelas sudah tercitra dalam otak Matsuno ini, Square Enix tidak memperlihatkan tanda-tanda ketertarikan untuk memprioritaskan Vagrant Story sebagai seri yang hendak mereka hidupkan kembali di era modern ini.

Bagaimana menurut Anda soal ide ini? Terdengar menarik?

Author picture
Editor in Chief
Pladidus sudah berkecimpung selama 14 tahun di industri media game Indonesia dan selalu bersemangat untuk merekomendasikan Suikoden II kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja.

Next Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest

Level Up Your Gaming News!

Subscribe for the latest gaming news and updates.

Share this website