
Memberikan kesempatan bagi gamer yang tidak pernah menjajal versi lawasnya sembari memberikan kesempatan bagi gamer veteran untuk bernostalgia, straetgi Bandai Namco dan Project Aces untuk menawarkan rilis ulang Ace Combat Zero sebagai bonus pre-order untuk Ace Combat 8: Wings of Theve meang harus diakui efektif.
Apalagi game yang pertama kali mengemuka 20 tahun yang lalu ini juga mendapatkan sedikit peningkatan tekstur sehingga terlihat lehih tajam di resolusi tinggi. Namun diikatnya Ace Combat Zero sebagai bonus pre-order Ace Combat 8 juga meninggalkan satu pertanyaan besar – mengapa Bandai Namco tidak ingin menjualnya sebagai produk terpisah?
Dengan potensi nostalgia yang kita bicarakan sebelumnya, tentu tidak akan sulit bagi Project Aces dan Bandai Namco untuk menikmati ekstra pundi uang dari rilis ulang Ace Combat Zero ini.
Ternyata oh ternyata, alasannya bukan karena mereka tidak tertarik, melainkan karena mereka tidak diperbolehkan. Dalam sesi live-streaming Ace Combat 8 Information Bureau yang digelar kemairn, Project Aces akhirnya angkat bicara dan menjabarkan bahwa lisensi merupakan alasan di balik keputusan tersebut.
Kontrak kerjasama lisensi Project Aces dengan para perusahaan manufaktur pesawat tempur asli di Ace Combat Zero hanya meliputi izin untuk melepas ulang game ini dalam bentuk bonus pre-order saja. Project Aces dan Bandai Namco tidak diperkenankan untuk menjual kembali game ini sebagai produk terpisah setelah periode rilis – di tahun 2006 silam.

Oleh karena itu, Project Aces mendorong gamer-gamer yang tertarik dengan Ace Combat Zero untuk melakukan pre-order Ace Combat 8 dan menikmatinya dari sana.
Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang lebih menantikan seri tua legendaris ini daripada seri terbaru Ace Combat?

