
Lokasi developer tidak lantas membuat kreativitas tim menjadi terbatas hanya untuk mengeksplorasi wilayah tersebut saja. Terutama mereka yang menawarkan cerita fiksi, fleksibilitas dan kebebasan yang mereka miliki nyaris mutlak untuk melahirkan apapun yang menurut mereka cocok dengan kisah yang mereka butuhkan.
Game seperti Silent Hill misalnya, bahkan kini mampu menawarkan setting dengan konflik berbeda, seperti yang terjadi dengan Silent Hill f di Jepang. Sesuatu yang ternyata sempat dipertimbangkan Capcom dengan Resident Evil.
Karena terlepas dari fakta bahwa Capcom merupakan developer Jepang, franchise survival horror andalannya ini memang belum pernah menjadikan Jepang sebagai setting utama. Setiap lokasi fiktif yang mereka hadirkan sejauh ini jelas terinspirasi dari wilayah Amerika, Eropa, hingga Afrika.
Menanggapi situasi yang satu ini, produser Resident Evil Requiem – Masato Kumazawa memberikan sebuah respon yang mungkin akan membuat mata para fans berbinar-binar penuh harapan dalam wawancara terbarunya dengan situs Futaman via Automaton.
Kumazawa secara terbuka menyebut bahwa setting Jepang sebenarnya adalah lokasi yang seringkali dipinta oleh fans Resident Evil lokal. Bahkan di satu titik, tidak hanya dirinya, tetapi juga para anggota tim pengembangan yang sebagian besar berlokasi di Jepang juga sempat mempertimbangkannya. Mengingat Jepang belum pernah menjadi setting Resident Evil, ia selalu membuka peluang itu akan terjadi di masa depan.

Walaupun demikian, ia menegaskan bahwa apapun yang terjadi, Capcom tidak akan mengorbankan elemen utama Residenet Evil sebagai seri, yakni sisi karakter dan event yang sudah terjadi. Mereka juga secara sadar paham bahwa mereka tidak bisa menawarkan satu hal yang sama berulang karena potensi kebosanan yang mungkin terjadi. Oleh karena itu, mereka terus berusaha menantang diri mereka sendiri.
Tim Resident Evil sendiri saat ini tengah sibuk mengembangkan expansion untuk Resident Evil Requiem yang sudah terkonfimasi. Di sisi lain, rumor soal pengenalan Resident Evil Code Veronica Remake juga terus menguat seiring dengan kian dekatnya event Summer Game Fest.
Bagaimana dengan Anda? Apakah Resident Evil setting Jepang terdengr seperti sesuatu yang menarik?

