
Ketika ia pertama kali diperkenalkan ke publik, keterlibatan nama seorang Leslie Benzies yang selama ini punya track record fantastis dengan GTA, memang langsung memancing hype besar. Apalagi studio tersebut – Build a Rocket Boy jelas punya sebuah proyek yang ambisius, dengan sebuah game action sci-fi – MindsEye hadir sebagai pembuka.
Namun alih-alih pujian, ia justru menjadi sumber lelucon baru bukan hanya karena kualitasnya yang buruk saja, tetapi juga sikap para eksekutifnya yang berusaha menyalahkan pihak ketiga dalam narasi konspirasi sabotase yang tidak pernah terbukti. Sayangnya, alih-alih bangkit, studio ini justru harus berhadapan dengan konsekuensi terburuk.
Terlepas dari upaya para eksekutif Build a Rocket Boy yang sempat menyuarakan keinginan untuk memperbaiki MindsEyen dan terus melanjutkan karir mereka, studio ini justru berrgerak ke arah sebaliknya. Ia justru ditutup.
Berita penutupan yang dilemparkan oleh Kotaku ini juga diawali dengan sebuah simtom yang begitu jelas- proses PHK besar-besaran yang meliabtkan cukup banyak posisi penting seperti yang terlihat di halaman LinkedIn para mantan karyawannya. Beragam sumber yang dihubungi Kotaku memastikan bahwa Build a Rocket Boy tidak lagi eksis sebagai studio developer.

Tidak ada informasi soal kiprah karir seorang Leslie Benzies setelah situasi yang sangat disayangkan ini, yang tentu saja mau tidak mau, berujung mencoreng track record-nya yang terhitung fantastis di era GTA.
Menariknya? Terlepas dari tuduhan yang sempat mereka lemparkan, Build a Rocket Boy berujung tidak pernah membuka identitas siapa sebenarnya pihak yang mereka tuduh telah melakukan aksi sabotase terhadap MindsEye.
Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang sempat berharap studio ini akan bangkit kembali?

