
Siapa yang bilang bahwa untuk mencapai kesuksesan yang besar, sebuah video game butuh cerita super menggugah, visual realistis, dan voice actor super mahal di atasnya. Sudah dibuktikan berkali-kali oleh studio indie bahwa kesuksesan bisa dicapai dengan “hanya” menawarkan gameplay super adiktif terlepas dari betapa sederhananya eksekusi di elemen yang lain. Salah satu bukti nyata kesuksesan ini diraih oleh Poncle dengan game mereka – Vampire Survivors.
Game yang awalnya hanya diracik oleh satu developer bernama Luca Galante ini ternyata terus tumbuh besar dan berkembang hingga di titik yang mungkin tidak pernah Anda bayangkan sebelumnya.
Dengan Vampire Survivors yang kini diklaim sudah menyentuh angka 27 juta pemain lintas platform, Poncle kini punya kekuatan kapital yang cukup besar untuk melakukan ekspansi. Dalam wawancara terbarunya dengan The Game Business, Chief Strategy Officer Poncle – Matteo Sapio berbicara soal seberapa besarnya mereka saat ini.
Sapio menyebut bahwa Poncle saat ini memiliki sekitar 15 buah proyek aktif (termasuk DLC), baik yang tengah mereka kerjakan sendiri ataupun yang merupakan produk kolaborasi. Untuk memastikan bahwa ambisi mereka terpenuhi, Poncle juga memastikan rencana untuk membuka studio di Italia dan Jepang.
Untuk mempertahankan identitas mereka sebagai studio indie, kedua studio ini juga dipastikan akan diisi oleh tim yang berukuran kecil. Khusus untuk studio Jepang, Poncle merasa langkah ini esensial untuk tidak hanya mendapatkan sudut pandang dan energi kreatif yang unik saja, tetapi juga membuka pintu gerbang kolaborasi dengan IP asal Jepang.

Ia juga memastikan kesibukan Poncle yang saat ini bisa dibagi ke menjadi tiga aktivitas besar: bereksperimen dan mengembangkan sebuah genre baru berbasis Vampire Survivors, mengerjakan original IP, dan memastikan kolaborasi dengan IP lain untuk menghadirkan konsep ala Vampire Survivor dengan bungkusan franchise lain seperti yang terjadi dengan Warhammer Survivors. Untuk yang terakhir ini, Poncle mendapatkan keuntungan dari lisensi engine mereka yang memang cocok untuk pendekatan gameplay seperti ini.
Yang menarik? Terlepas dari kekuatan kapital yang kuat, Poncle justru memutuskan untuk menghentikan inisiatif mereka sebagai publisher yang sempat diwakili oleh bendera Poncle Presents. Walaupun mereka juga memastikan bahwa ini tidak akan bersifat permanen.
Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang sempat melewati fase adiksi dengan game yang satu ini?

