EA Resmi Tutup Bioware

EA Resmi Tutup Bioware

Author picture
Author picture

Bagi gamer-gamer yang tumbuh besar dengan game RPG mengagumkan dari developer barat, maka nama Bioware memang tidak mungkin terlewatkan. Hampir semua gamer mengingat betapa fantastisnya game-game lawas mereka, dari Star Wars: Knights of the Old Republic, trilogi pertama Mass Effect, hingga Dragon Age. Walaupun demikian, harus diakui bahwa sepak terjang tercederai lewat gagalnya beberapa rilis yang begitu diantisipasi, terutama Anthem dan Mass Effect Andromeda. Kini, salah satu developer paling legendaris dan bersejarah ini harus menemui takdir terburuknya.

Bersama dengan laporan dari Jason Schreier untuk Bloomberg yang mengabarkan rencana EA untuk memangkas kurang lebih 400 tenaga kerja setelah proses akuisisi dari konsorsium yang dipimpin oleh badan investasi Arab Saudi, Bioware memastikan bahwa mereka adalah studio yang paling parah terdampak.

Tidak hanya sekadar fakta bahwa seri Mass Effect selanjutnya berujung resmi dibatalkan saja, tetapi juga kepastian bahwa Bioware sebagai studio akan resmi ditutup. Studio ini akan masuk dalam daftar panjang studio legendaris yang berujung “tewas” setelah berdiri di bawah bendera EA.

Dalam salam perpisahannya, Bioware tidak lupa mengucapkan terima kasih untuk ragam pihak, termasuk gamer, yang sudah menemani karir mereka selama 30 tahun terakhir. Tidak ada informasi lanjutan apakah EA juga akan “mengubur” semua franchise andalannya bersama Bioware, menyerahkannya kepada studio lain, atau bahkan menjualnya ke pihak ketiga.

Investasi EA akan diarahkan untuk mendukung game-game olahraga mereka, Apex Legends, dan ragam game action-adventure lainnya, dari seri ketiga Star Wars Jedi sampai Marvel’s Iron Man. Schreier juga melaporkan rencana EA untuk terus melanjutkan seri Battlefield sekaligus meracik sebuah proyek misterius, kemungkinan Star Wars Battlefront 3, yang akan jadi proyek kolaboratif antara Respawn dan DICE.

EA juga diberitakan berujung membatalkan sebuah proyek internal bernama “Project Lotus” dari franchise The Sims dan menggantikannya dengan proyek baru bernama “Project Evergreen” yang akan menawarkan prioritas yang berbeda. Game olahraga – Skate juga dipastikan akan bertahan, namun dengan tim yang lebih kecil.

Proyek terakhir Bioware – Dragon Age: The Veilguard sendiri memang gagal memenuhi ekspektasi penjualan EA yang juga sebelumnya sempat melewati proses pengembangan pelik.

Bagaimana dengan Anda? Game Bioware apa yang paling Anda sukai?

Related Topics:
Author picture
Editor in Chief
Pladidus sudah berkecimpung selama 14 tahun di industri media game Indonesia dan selalu bersemangat untuk merekomendasikan Suikoden II kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja.

Next Post

October 22, 2026

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest

Level Up Your Gaming News!

Subscribe for the latest gaming news and updates.

Share this website