
Gamer-gamer yang sempat menikmati masa keemasan Playstation dan Playstation 2 tentu masih ingat bagaimana kedua plaform berbeda generasi ini menjadi surga untuk begitu banyak game RPG Jepang berkualitas.
Beberapa di antaranya merupakan kelanjutan dari franchise yang sudah lahir di generasi sebelumnya, namun tidak sedikit pula yang menempatkan diri mereka untuk pertama kalinya di platform ini. Sayangnya, seiring dengan berjalannya waktu, banyak dari judul ini yang harus menelan pil pahit untuk berujung tenggelam dan tidak lagi relevan. Di tengah situasi ini, Armed Fantasia mengemuka!
Pertama kali dperkenalkan di tahun 2022 kemarin, hype yang mengitari Armed Fantasia memang terhitung rasional. Ia diposisikan sebagai sebuah seri suksesor untuk JRPG legendaris – Wild Arms yang saat ini memang terilhat mustahil untuk melahirkan seri baru. Namun sayangnya, bahwa alih-alih berita baik, game ini justru datang dengan berita buruk.
Game yang langsung diracik oleh creator Wild Arms – Akifumi Kaneko ini resmi dibatalkan. Tanpa memberikan alasan yang lebih jelas, sang publisher yang seharusnya bertanggung jawab untuk proyek ini – 505 Games dan induk perusahaan mereka – Digital Bros memastikan bahwa game ini tidak akan lagi aktif dikembangkan. Hal tersebut mereka sampaikan via laporan finansial teranyar yang dilepas.
Untuk sementara ini, belum ada pernyataan resmi yang dirilis oleh Akifumi Kaneko dan tim Armed Fantasia sendiri soal kondisi ini. Beberapa gamer yang mengikuti game, terutama masalah yang menyangkut program Kickstarter mereka dan bagaimana ia tidak kunjung memberikan update baru apapun sejak tahun 2022 sepertinya tidak akan terkejut dengan keputusan ini.

Sementara di sisi lain, game suksesor Shadow Hearts – Penny Blood yang sempat menggelar kampanye Kickstarter bersama dengan Armed Fantasia saat ini juga belum jelas nasibnya, apakah ia masih terus dikerjakan atau tidak.
Bagaimana menurut Anda soal situasi ini? Apakah Anda termasuk gamer yang sempat menantikan game ini?

