Grasshopper Manufacture Pecah dari NetEase Games, Kembali Indie

Grasshopper Manufacture Pecah dari NetEase Games, Kembali Indie

Author picture
Author picture

Hampir sebagian besar dari Anda mungkin tidak mengingat banyak soal nama Grasshopper Manufacture sebagai developer. Namun ketika kita cara bicara soal otak di belakangnya – Goichi Suda alias Suda51, maka Anda akan familiar dengan developer yang terkenal eksentrik ini.

Dengan barisan game-game aneh yang punya konsep yang tidak pernah Anda pikirkan sebelumnya, termasuk sang produk terakhir – Romeo is a Dead Man, tidak heran jika Grasshopper Manufacture sempat jadi barisan developer yang berujung diakuisi oleh NetEase Games. Sayangnya, kongsi ini resmi berakhir.

Setelah berubah kepemilikan dari Gungho Online Entertainment ke NetEase Games tahun 2021 silam, Grasshopper Manufacture kini memasuki fase hidup barunya.

Lewat pernyataan resm yang ia lepas, Suda51 memastikan bahwa Grasshopper Manufacture saat in akan lepas dari NetEase Games dan akan berdiri kembali sebagai studio indie. Keputusan ini diambil setelah melewati proses diskusi dengan NetEase Games, yang ia sebut sangat kooperatif selama proses ini. Sayangnya, tidak ada alasan gamblang diberikan soal alasan mengapa hal ini terjadi.

Suda51 hanya meyakinkan bahwa studiosnya sendiri saat ini sudah mempelajari begitu banyak tata cara untuk berperan sebagai publisher game mereka sendiri, sesuatu yang sepertinya hendak mereka eksplorasi lebih jauh di masa depan. Satu yang pasti, terlepas dari siapapun publisher untuk proyek mereka selanjutnya, Suda51 berkomitmen untuk terus meracik game-game unik dengan identitas yang hanya bisa diberikan oleh Grasshopper Manufacture, baik dari sisi cita rasa hingga kualitas.

Grasshopper Manufacture resmi pecah dari NetEase Games dan kini berdiri kembali sebagai studio indie.

Di kesempatan yang sama, Suda51 juga mengucapkan terima kasih untuk para fans yang sudah memainkan Romeo is a Dead Man yang ia klaim, berhasil mendapatkan review yang sangat positif. Ia meminta fans untuk terus mengawasi dan mengikuti sepak terjang Grasshopper Manufacture hingga ulang tahunnya yang ke-30 di tahun 2028 mendatang.

Grasshopper Manufacture sendiri sudah sempat menggoda bahwa mereka tengah sibuk mengerjakan sebuah proyek misterius setelah Romeo is a Dead Man. Sementara di sisi lain, pecahnya kongsi ini juga seolah menjadi penegasan tidak langsung bahwa NetEase Games memang tengah berupaya mengurangi hingga mencabut investasi mereka dari developer luar China, seperti yang terjadi dengan Nagoshi Studio.

Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang melihat keputusan ini sebagai langkah yang tepat?

Author picture
Editor in Chief
Pladidus sudah berkecimpung selama 14 tahun di industri media game Indonesia dan selalu bersemangat untuk merekomendasikan Suikoden II kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja.

Next Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest

Level Up Your Gaming News!

Subscribe for the latest gaming news and updates.

Share this website