Hampir 40% Penggemar Touhou Project Ternyata Remaja

Hampir 40% Penggemar Touhou Project Ternyata Remaja

Author picture
Author picture

Kita seringkali mendengar ungkapan atau teori bagaimana sebuah franchise, antara manga, anime, hingga video game yang berumur panjang biasanya ikut menua bersama dengan penggemarnya. Begitu penggemarnya berada didominasi usia tertentu, sang video game biasanya lebih berani untuk menawarkan tema cerita yang lebih gelap atau dewasa. Jika tidak dilakukan? Maka ia terancam tergerus zaman dan berujung tidak lagi relevan, sesuatu yang tentu saja menyeramkan. Namun situasi ini ternyata tidak terjadi dengan Touhou Project.

Pertama kali dikenal sebagai game bullet hell yang super sulit, yang kemudian tumbuh menembus batas ruang multimedia dan kini juga diadaptasikan menjadi lebih banyak ragam genre, percaya atau tidak, Touhou kini sudah berumur sekitar 30 tahun.

Dengan usia franchise seperti ini, sepertinya aman untuk berasumsi bahwa sebagian besar basis fans dari Touhou akan berujung menjadi gamer-gamer yang sudah berumur. Namun ternyata oh ternyata, berdasarkan hasil survei terbaru yang dilepas, ada satu hal fantastis yang berhasil dilakukan oleh Touhou dengan sangat baik. Benar sekali, regenerasi basis fans.

Dalam polling yang diisi sekitar 43.000 responden tersebut, secara mengejutkan, hampir 40% dari fans yang mengisi survei tersebut ternyata masih berumur 15-19 tahun, alias remaja. Sebuah pemandangan yang terhitung unik untuk sebuah franchise yang sudah berumur 30 tahun. Gamer berumur 20-24 tahun menjadi bracket terbesar kedua di angka sekitar 25%. Sementara gamer-gamer di atas 30 tahun justru minoritas di komunitas ini.

Terlepas dari usia franchise yang menua, survei memamerkan fakta bahwa hampir 40% dari penggemar Touhou Project ternyata berusia remaja!

Survei yang sama juga membuka sedikit informasi dari mana datangnya basis fans gamer-gamer muda ini. Sekitar 43% dari total 17.000 responden menyebut bahwa mereka mengetahui soal Touhou dari video Youtube terutama seri “Yukkuri” dimana dua karakter – Reimu dan Marisa saling mengomentari ragam video di internet dan berbincang-bincang. Sementara sisanya datang dari informasi mulut ke mulut, baik dari sekolah ataupun aktivitas ekstrakurikuler.

Touhou Project sendiri pertama kali eksis via Tohou Reiiden – sebuah game action ala Arkanoid dengan visual sederhana yang dilepas tahun 1996 sebelum bertransisi menjadi game bullet-hell yang selama ini kita kenal. Seri terbarunya adalah Touhou Koumakyou, sebuah proyek remake yang akan tersedia di September 2026 ini juga.

Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer remaja yang mengikuti Touhou Project ini?

Related Topics:
Author picture
Editor in Chief
Pladidus sudah berkecimpung selama 14 tahun di industri media game Indonesia dan selalu bersemangat untuk merekomendasikan Suikoden II kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja.

Next Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest

Level Up Your Gaming News!

Subscribe for the latest gaming news and updates.

Share this website