Salah satu hal paling menarik dan mengagumkan dari industri game adalah scene indie yang tumbuh di dalamnya. Dengan resiko finansial yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan game AAA bernilai ratusan juta USD dari developer raksasa, ia menjadi “rumah” kreatif untuk begitu banyak proyek menarik. Untuk para pencinta JRPG klasik dengan visual pixel-art dan gameplay yang memesona, Anda tidak akan ingin melewaetkan Full Circle.
Hanya dalam beberapa hari sejak ia pertama kali diumumkan ke publik, RPG indie dari 2nd Player Games, developer asal Peru – Full Circle langsung mencuri perhatian, terutama untuk gamer-gamer tua yang sempat tumbuh besar dengan Playstation pertama.
Apa pasal? Karena jelas ia terinspirasi dari begitu banyak judul RPG ikonik masa lalu, terutama Star Ocean untuk urusan setting yang ia bawa. Sementara dengan sistem pertarungan yang membutuhkan timing serang untuk memperkuat mereka, ia akan mengingatkan Anda pada era Legend of Dragoon yang memesona. Pendekatan visual karakter dan animasinya juga akan mengingatkan Anda pada Suikoden.

Maka bukan game RPG klasik rasanya jika Full Circle tidak hadir sebagai game RPG turn-based. Walaupun demikian, dengan begitu banyak karakter yang akan ikut bergabung dalam petualangan ini, Anda juga akan bisa memanfaatkan mereka untuk skill unik yang tidak hanya akan digunakan saat bertarung saja, tetapi juga eksplorasi. Trailer perdana yang ia lepas juga memamerkan kendaraan yang bisa digunakan untuk mengelilingi peta dunia yang ada.
Dengan kesempatan untuk menjelajahi beragam biome dengan tema yang berbeda, Full Circle juga menjanjikan narasi kuat yang akan berfokus pada kisah remaja yang tumbuh dewasa dengan tone melankolis yang akan dilebur bersama dengan harapan.
2d Player Games dan Deck13 sendiri belum memberikan informasi pasti soal jendela rilis Full Circle, namun RPG ini dipastikan akan mampir ke event Gamescom 2026 nanti. Untuk saat ini, ia hanya diumumkan untuk PC saja.
Bagaimana menurut Anda? Terlihat menarik?

