
Apa sebenarnya Call of Duty? Franchise yang terkenal sebagai game operasi militer dengan dramatisasi yang lebih keren dari Hollywood ini memang seolah kehilangan identitasnya selama beberapa tahun terakhir. Ia menjadi game kedua setelah Fortnite yang berhasiil mengaplikasikan konsep “metaverse” dimana begitu banyak franchise ragam media,, dari anime, film layar lebar, hingga penyanyi papan atas berkolaborasi dengannya, melahirkan item kosmetik berlebihan yang tidak lagi membuat Call of Duty terasa seperti game fiksi militer. Sesuatu yang berusaha mereka ubah dengan Call of Duty: Modern Warfare 4.
Seperti yang kita tahu, item-item kosmetik berlebihan yang dipamerkan Call of Duty selama ini tanpa peduli soal identitas franchise-nya memang seringkali menjadi bahan kritik dan cemoohan dari beragam pihak. Bahkan game kompetitor seperti Battlefield 6 sempat menjadikannya target lelucon di materi marketing mereka.
Namun sepertinya situasi akan sedikit berbeda dengan sang seri terbaru – Call of Duty: Modern Warfare 4 yang baru diumumkan beberapa hari yang lalu. Dalam cuitan Twitter / X resminya, sang developer – Infinity Ward menegaskan bahaw item kosmetik yang akan ditawarkan oleh seri teranyar ini akan diracik membumi, transparan, serta tetap terasa otentik dan mewakili Modern Warfare dengan baik.
Every aspect of Modern Warfare 4 is anchored in the game's narrative. Every feature, every decision needs to feel authentic to what Modern Warfare is, and that includes cosmetics and collabs. We're committed to keeping it grounded and transparent, and we want to hear from you on… pic.twitter.com/6hwcX9bWt1
— Infinity Ward (@InfinityWard) May 28, 2026
Walaupun demikian, bukan berarti mereka akan meniadakan kolaborasi begitu saja. Dalam pernyataan yang sama, Infinity Ward juga akan mengaplikasikan kebijakan yang sama di kolaborasi-kolaborasi Modern Warfare 4 nantinya. Mereka juga bertanya pada para fans kira-kira hal apa saja yang ingin mereka lihat muncul di seri ini.
Modern Warfare 4 sendiri dipastikan akan menghadirkan mode campaign yang berfokus pada konflik semenanjung Korea dimana aksi patroli sederhana Private Park di Korea Selatan berujung kacau ketika Korea Utara tiba-tiba melakukan invasi penuh. Kisah ini akan terikat nantinya dengan kisah Captain Price yang terus bergerak di belakang layar.
Call of Duty: Modern Warfare 4 sendiri rencananya akan meluncur pada tanggal 23 Oktober 2026 mendatang untuk Playstation 5, Xbox Series, Nintendo Switch 2, dan tentu saja – PC.
Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang menyambut baik berita ini?

