
Hampir semua gamer yang sempat melewati pengenalan awal Ni No Kuni yang sempat melibatkan studo Ghibli di dalamnya tentu paham betapa istimewanya seri yang satu ini. Sang seri kedua yang lebih mainstream juga diterima dengan positif, terutama lewat gameplay loop adiktif yang ia tawarkan. Siapa yang menyangka bahwa franchise sekeren ini justru berujung harus “ditutup” dengan sebuah produk mengecewakan yang mereka sebut sebagai Ni No Kuni: Cross Worlds.
Dengan Netmarble sebagai penanggung jawab, Ni No Kuni: Cross Worlds yang pertama kali dilepas di tahun 2022 kemarin ini bukanlah game free to play biasa. Netmarble memutuskan untuk meleburnya dengan konsep crypto bernama MarbleX yang memungkinkannya untuk diuangkan lewat mekanik tertentu.
Kini bersama dengan semakin tidak populer dan tidak relevannya, Netmarble mengambil sebuah keputusan cukup ekstrim untuk Ni No Kuni: Cross Worlds. Mereka memutuskan untuk mematikan secara total server berbasis ekonomi crypto yang satu ini dengan tenggat waktu di tanggal 17 September 2026 mendatang.
Yang menarik? Netmarble tidak lantas serta-merta “membuang” Ni No Kuni: Cross Worlds begitu saja. Mereka akan menyiapkan sebuah server baru, tentu kin bebas sistem crypto, untuk menjadi “rumah” baru bagi gamer-gamer yang tertarik untuk memainkan game ini dari awal. Mereka juga sudah menyiapkan sejenis sistem kompensasi untuk mereka yang sudah mengeluarkan uang di server sebelumnya.

Server baru yang hadir tanpa sistem crypto Marblex direncanakan akan mulai diperasikan di bulan Juli 2026 mendatang. Servcer ini juga dijanjikan akan menawarkan sistem pengembangan karakter yang lebih stabil dan tentu saja, lebih banyak dukungan di masa depan.
Ni No Kuni: Cross Worlds sendiri saat ini sudah tersedia untuk perangkat mobile berbasis Android dan iOS, serta PC.
Bagaimana dengan Anda? Apakah dimatikannya sistem crypto ini akan membuat Anda tertarik menjajal game dengan pendekatan anime kental ini?

