Preview Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok: Kembalinya Potensi Adiksi!
Page 2

Preview Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok: Kembalinya Potensi Adiksi!

Author picture
Author picture

Sumber Adiksi Baru

Ia akan menghadirkan sebuah tingkat kesulitan baru bernama Fatebreaker.

Dengan pendekatan ala MMORPG yang super kental dari cara mereka menangani expansion ini, Cygames juga akan menyuntikkan Endless Ragnarok dengan tingkat kesulitan baru bernama Fatebreaker, yang notabene menjadi tingkat kesulitan yang juga kami jajal di mode preview kami. Sayangnya, kami sendiri tidak bisa benar-benar merasakan seberapa signifikan peningkatan tingkat kesulitan yang ada dari Proud ke Fatebreaker semata-mata karena karakter yang disediakan Cygames di sesi ini sudah berada di bentuk terbaik mereka. Satu yang bisa kami pastikan, setidaknya dari boss yang kami jajal, tidak ada penambahan animasi atau jenis serangan yang ditawarkan oleh masing-masing boss ini di Fatebreaker.

Untuk menangani tingkat kesulitan lebih tinggi yang tentu akan jadi pondasi gameplay loop baru Endless Ragnarok, Cygames menyuntikkan level progression baru untuk setiap karakter yang ada. Uniknya? Mereka tidak langsung sekadar mendorong batas level menjadi lebih tinggi, yang memang jadi langkah yang bisa terbilang, terlalu “standar”. Mereka menyuntikkan sesuatu yang disebut sebagai Master Traits.

Cara yang paling sederhana untuk menjelaskan mekanik baru ini adalah menyamaratakanya dengan sebuah sistem buff permanen baru yang memang didesain untuk mendorong batas-batas yang menempel pada karakter-karakter ini di level 100 ini. Dengan menggunakan resource spesifik yang baru, Anda bisa membuka limit ini dan memungkinkan ragam hal baru seperti angka damage yang lebih tinggi, skill aktif yang lebih mematikan, hingga aksi healing yang lebih efektif. Desain ini tentu saja jelas – memastikan bahwa karakter Anda memang bisa menangani Fatebreaker yang lebih mematikan.

Master Traits hadir sebagai sistem progression baru yang akan mendorong limit karakter yang sudah “mentok” sebelumnya lebih jauh.
Tetap akan ada ekstra tantangan untuk konten end-game di expansion ini.

Yang menarik? Berdasarkan pengakuan Fukuhara-san dan Hidaka-san, Endless Ragnarok tetap akan menawarkan konten end-game baru yang benar-benar menantang. Bahwa terlepas dari fakta bahwa Anda sudah memperkuat tiap karakter hingga batas maksimallnya sekalipun, termasuk Master Traits yang ada, akan tetap tersedia konten yang akan menguji hal tersebut di tingkat tertinggi. Mereka tidak memberikan penjelasan lebih detail terkait seperti apa konten tersebut, namun mereka bisa menjamin bahwa Endless Ragnarok tidak akan membiarkan Anda berakhir “overpowered” tanpa tantangan tambahan.

Bersama dengan tambahan tingkat kesulitan ini, Endless Ragnarok juga menambahkan beberapa mekanik tambahan. Tidak lagi sekadar mengandalkan para companion yang ada, kini Anda juga bisa memasang karakter monster sebagai summon untuk Anda panggil. Menggunakan sebuah resource berbentuk gem dengan jumlah maksimal 3 untuk dipanggi, para summon ini bisa Anda kendalikan pada saat ia terjun ke dalam medan pertempuran dengan akses serangan biasa atau skill, yang akan ditutup dengan serangan spesial saat waktu mereka habis dan berujung mundur.

Menariknya, Cygames memutuskan untuk membuat summon ini sebagai karakter invincible, alias tidak bisa disakiti selama ia muncul di arena. Situasi ini tidak hanya membuat setiap aksi panggil menjadi bebas resiko saja, tetapi juga membuatnya bisa digunakan sebagai pondasi strategi untuk ofensif atau defensif. Defensif? Benar sekali, mengingat ia tidak bisa dicederai, Anda selalu bisa memanggil summon ketika situasi genting atau Anda sekadar panik menghadapi serangan monster yang berpotensi untuk mencederai Anda dengan damage besar.

Dengan sekitar 4 summon maksimal yang bisa Anda pasangkan ke shortcut, yang masing-masing tentu saja menawarkan fungsi dan elemen yang berbeda-beda, summon akan jadi salah satu kunci mekanik baru untuk Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok ini. Ekstra lapisan strategi juga mengemuka dari sana, dimana tidak hanya sekadar damage, Anda bisa mempertimbangkan apakah sebuah summon memang berguna atau tidak, sekadar dari efek yang bisa mereka hasilkan. Sebagai contoh? Ada varian summon es dimana ia akan membekukan monster untuk sementara waktu di akhir animasinya.

Summon adalah salah satu tambahan mekanik yang ditawarkan Endless Ragnarok.

Lantas, bagaimana caranya sistem ini bekerja di mode multiplayer kooperatif nanti? Untungnya, Fukuhara-san dan Hidaka-san sudah merancangnya agar tetap balance. Pada saat masuk mode multiplayer, setiap player yang aktif hanya akan diperkenankan untuk memilih dan membawa 1 summon ke pertempuran alih-alih 4. Anda akan tetap diberi kebebasan untuk menentukan sendiri timing panggil summon Anda saat bertarung. Yang membuatnya berbeda? Dengan sistem bagi resource Gem yang sama untuk summon, mode multiplayer ini akan menyuntikkan satu sistem baru – eliminasi.

Untuk memastikan kesempatan bagi setiap player tetap berimbang, sistem penggunaan Gem kini juga akan dihitung sebagai eliminasi untuk kebutuhan summon player yang lain. Sebagai contoh? Anda memiliki summon monster yang menuntut 1 Gem, sementara player B menggunakan monster dengan kebutuhan 2 Gem. Ketika Anda memanggil monster 1 Gem Anda, maka kebutuhan panggil monster player B akan secara otomatis berkurang 1 Gem juga. Untuk memanggil monsternya, ia kini membutuhkan hanya 1 gem saja. Harus diakui, ini merupakan desain berimbang yang terhitung jenius.

Lyria kini siap untuk berkontribusi memanggil Bahamut untuk serangan spesial bersama dengan janji damage lebih besar.

Sesuai dengan cerita yang berjalan, Endless Ragnarok kini juga akan membuat salah satu karakter yang punya peran kunci dalam cerita – Lyria kini lebih aktif. Ia memang tidak serta-merta terlibat dalam pertempuran, namun ia kini akan berkontribusi pada serangan istimewa karakter – Skybound Arts. Jika Anda berhasil mengeksekusi serangan bersama di akhir dengan bar untuk Lyria penuh, maka ia akan secara otomatis bergabung untuk mengeksekusi apa yang disebut sebagai “Primal Burst”. Serangan spesial kombinasi ini kini akan ditutup dengan serangan breath Bahamut yang sudah pasti menjanjikan damage lebih besar.

Yang menarik? Selama sesi preview kami menyelesaikan beberapa misi melawan monster-monster besar, Cygames sepertinya sudah menghitung dengan cermat untuk membuat waktu cooldown kontribusi Lyria dalam serangan Primal Burst ini selalu tepat berada di penghujung HP monster, yang membuat serangan breath sang Bahamut ini selalu jadi serangan pemungkas yang dramatis. Agak sedikit unik melihat bahwa situasi ini terjadi tiga kali di tiga misi, yang membuat kami sedikit bertanya-tanya apakah waktu cooldown Lyria ini memang sesuatu yang terjadi secara natural atau didesain sedemikian rupa agar ia hanya tersedia sebagai serangan pemungkas saja.

Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok, Pantaskah untuk Diantisipasi?

Dari sesi preview yang dihadirkan Cygames, dengan percaya diri, kami akan menjawab “Iya” untuk pertanyaan di atas. Dengan posisinya sebagai sebuah expansion, maka jelas bahwa keputusan Anda untuk melirik atau tidak melirik Endless Ragnarok tentu akan sangat ditentukan dari seberapa Anda menikmati keseluruhan pengalaman Granblue Fantasy: Relink, terutama dari gameplay loop di konten end-game yang ia tawarkan.

Dari sesi preview yang dihadirkan Cygames, dengan percaya diri, kami akan menjawab “Iya” untuk pertanyaan di atas. Dengan posisinya sebagai sebuah expansion, maka jelas bahwa keputusan Anda untuk melirik atau tidak melirik Endless Ragnarok tentu akan sangat ditentukan dari seberapa Anda menikmati keseluruhan pengalaman Granblue Fantasy: Relink, terutama dari gameplay loop di konten end-game yang ia tawarkan. Jika seperti halnya kami, Anda juga sempat teradiksi, maka Endless Ragnarok siap hadir sebagai amplifikator untuk sensasi tersebut.

Dengan tambahan karakter baru yang juga menawarkan gaya bermain yang berbeda, sistem summon untuk ekstra mekanik yang menyegarkan, sistem Master Traits yang siap untuk membuat Anda merasa lebih kuat, cerita baru, tingkat kesulitan teranyar – Fatebreaker yang menawarkan tantangan ekstra, hingga mode The Conflux dengan gaya roguelike yang kental, maka apa yang Anda nikmati dengan Granblue Fantasy: Relink sepertinya akan kian siap disempurnakan dengan rilisnya Endless Ragnarok ini. Ia tidak berupaya untuk mengubah segala sesuatunya secara ekstrim, hanya menyediakan dan menyempurnakan apa yang disukai fans dari seri originalnya. Ini adalah sebuah strategi yang fantastis.

Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok sendiri rencananya akan meluncur tanggal 9 Juli 2026 mendatang untuk semua platform rilis Relink, termasuk kini – Nintendo Switch 2. Menariknya lagi? Sebuah versi demo juga sudah tersedia untuk Anda jajal pada saat Anda membaca artikel preview ini.

Author picture
Editor in Chief
Pladidus sudah berkecimpung selama 14 tahun di industri media game Indonesia dan selalu bersemangat untuk merekomendasikan Suikoden II kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja.

Previous Post

Next Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest

Level Up Your Gaming News!

Subscribe for the latest gaming news and updates.

Share this website