
Sebuah laporan yang benar-benar tidak nyaman untuk dibaca. Laporan yang dilepas Bloomberg kemarin akhirnya memberikan sedikit titik terang mengapa KRAFTON tiba-tiba menendang tiga petinggi Unknown Worlds – developer dari Subnautica dan Subnautica 2. Langkah tersebut disinyallir memiliki motivasi uang dimana ia bersama dengan keputusan untuk menunda Early Access Subnautica 2 ke 2026 akan membuat perusahaan ini bebas dari keharusan untuk membayar bonus USD 250 juta yang mereka janjikan. Seperti yang bisa diprediksi,, fans bereaksi keras.
Tidak hanya sekadar mengecam strategi yang diambil KRAFTON, ragam komunitas Subnautica terutama di Reddit mulai menggelar kampanye untuk melakukan aksi boikot untuk sang seri kedua game eksplorasi dalam laut ini.
Tidak hanya sekadar menyuarakan untuk tidak membeli Subnautica 2 saja, mereka juga ingin komunitas menghapus game ini dari Wishlist Steam mereka dan menurunkannya dari daftar salah satu game dengan Wishlist terbesar saat ini.
Langkah ini diambil untuk memberi pelajaran pada strategi bisnis KRAFTON yang dianggap menyedihkan sekaligus menuntut developer di balik inZOI dan PUBG itu untuk tetap mengeluarkan bonus yang seharusnya didapatkan oleh tim Unknown Worlds.
Situas ini pun mau tidak mau membuat KRAFTON harus membela diri. Lewat post resmi yang mereka lepas via halaman pop-up di situs mereka sendiri, KRAFTON angkat bicara.
Mereka dengan eksplisit menyebut bahwa pegantian kepemimpinan Unknown Worlds mereka lakukan karena ketiganya dianggap tidak becus. Pertama, mereka menjanjikan Subnautica 2 akan dirilis dalam format Early Access di awal tahun 2024 kemarin namun berujung meleset jauh.
Kedua, KRAFTON menunduh sang kreator Subnautica – Charlie tidak fokus pada Subnautica 2. Setelah kegagalan game mereka yang lain – Moobreaker, Charlie mereka sebut justru lebih banyak menghabiskan waktu mengerjakan proyek film pribadinya daripada menyelesaikan Subnautica 2. Kegagalan ini membuat banyak jadwal tertunda dan kebingungan di dalam tim Unknown Worlds itu sendiri.

Berita baiknya? Di post yang sama, KRAFTON juga menegaskan bahwa mereka akan memenuhi komitmen bonus yang sempat mereka rencanakan dan janjikan untuk tim developer Subnautica 2.
Sementara pada saat berita ini ditulis, penyataan resmi KRAFTON belum mampu meredam seruan boikot yang masih gencar dilakukan. Walaupun keputusan untuk menyampaikan alasan secara gamblang kini cukup untuk membuat beberapa pihak meragukan kepemimpinan Unknown Worlds sebelumnya. Ketiga mantan petinggi yang ditendang tersebut belum memberikan komentar baru apapun.
Bagaimana menurut Anda situasi yang satu ini?

