Apakah real-time strategy masih memiliki ruang di industri game modern saat ini? Terlepas dari beberapa proyek yang masih berupaya menawarkan sesuatu yang baru di genre ini, beberapa franchise yang sempat populer di masa lalu, sudah resmi tenggelam. Salah satunya? Sang ujung tombak yang sempat jadi pondasi ekosistem esports Korea Selatan – StarCraft dari Blizzard Namun di BlizzCon 2026 kemarin, ia justru mendapatkan momen kebangkitannya kembali.
Bukan sebaga game RTS dengan nama StarCraft 3 seperti yang sempat dirumorkan sebelumnya, melainkan sebagai sebuah game shooter open-world yang terdengar menggoda.
Bukan sembarang proyek mengingat veteran di balik seri Far Cry – Dan Hay yang juga berperan sebagai GM dan Creative Director untuk franchise StarCraft akan bertanggung jawab untuk proyek yang masih diperkenalkan sekadar dalam bentuk trailer sinematik bertajuk “Dominion” ini.
Yang menarik? Terlepas dari pendekatan begitu banyak proyek serupa di era modern gaming saat ini, game StarCraft shooter dengan konsep open-world ini bukanlah game multiplayer live-service! Blizzard akan mengembangkannya sebagai sebuah game single-player narrative dimana Anda nantinya akan meracik karakter Terran Anda sendiri, menamainya, dan mengikuti keseluruhan cerita yang akan diracik oleh Blizzard hingga ending.
Konsep open-world yang diusung oleh game ini tidak hanya luas dunia yang bisa Anda eksplorasi saja, tetapi juga kesempatan untuk terlibat dalam serangkaian aktivitas sampingan yang nantinya akan bisa ikut memperkuat karakter Anda. Ia bisa berwujud Gear tambahan yang nantinya juga akan membantu Anda menyelesaikan misi yang mungkin sebelumnya, terasa sulit.

Sementara dari sisi cerita, StarCraft shooter ini akan mengambil timeline sekitar 70 tahun dari berakhirnya StarCraft 2. Dengan lompatan ini, Dan Hay mengaku memiliki kebebasan yang luwes untuk membangun cerita, petualangan, dan karakter baru tanpa banyak terikat pada seri sebelumnya. 70 tahuni dianggap sebagai kurun waktu yang bahkan cukup untuk sedikit mengotak-ngatik lore dan narasi yang ada, seperti misalnya, soal perspektif tiap faksi untuk konflk yang ada.
StarCraft yang masih belum memiliki sub-judul resmi ini rencananya akan meluncur di tahun 2030 mendatang, masih tanpa tanggal pasti, untuk platform yang juga belum ditentukan. Satu yang pasti, Blizzard sendiri sudah mulai membuka cukup banyak lowongan pekerjaan untuk terlibat dalam proyek ini.
Bagaimana dengan Anda? Optimis game shooter berbasis semesta StarCraft ini akan berujung keren?

