
Seolah tidak pernah benar-benar bisa beristirahat, nasib buruk terus membuat Take Two Interactive dan Rockstar Games harus bertarung dengan keboocoran data GTA VI. Perhatian besar untuk game yang paling diantisipasi di tahun 2026 ini memang rasional mengingat waktu pengembangan, dana, dan skala yang ia usung. namun tidak pernah terprediksi, akan terus menggoda pihak-pihak “nakal” seperti ini. Satu yang pasti, Take Two dan Rockstar tidak tinggal diam.
Setelah harus berhadapan dengan kebocoran-kebocoran video gameplay dari leaker bernama Cyberleek yang juga terindikasi memiliki build GTA VI di tangan, Take Two akhirnya mulai bereaksi.
Ia memang tidak melemparkan komentar resmi, namun langsung berupaya memburunya via aksi hukum yang ada. Take Two kabarnya sudah mengirimkan tim legal mereka untuk mendaftarkan beberapa subpoena ke pengadilan federal Amerika Serikat, dengan Microsoft dan Discord sebagai target. Tujuan utamanya? Mencari tahu identitas siapa pihak di balik beragam akun online yang berbagi dan merilis leak-leak GTA VI secara online.
Take Two berargumen bahwa aksi ini semata-mata untuk melindungi hak mereka. Oleh karena itu,mereka meminta informasi ID akun, email registrasi, last login IP address, nomor telepon, akun yang terhubungkan, informasi perangkat terikat, sekaligus konten apapun terkait nama GTA, Rockstar, ataupun Cyberleek dari akun OneDrive yang ada.

Di sisi yang lain, jurnalis gaming ternama – Jason Schreier melaporkan bahwa saat berita ini ditulis, Rockstar sendiri masih belum memiliki petunjuk siapa sebenarnya Cyberleek atau bagaimana caranya konten-konten ini bisa tersebar. Satu yang pasti, kejadian ini tidak akan mengubah jadwal tayang GTA VI: An Extended Look bersama dengan Netflix.
GTA VI sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 19 November 2026 mendatang untuk Playstation 5 dan Xbox Series.
Bagaimana dengan Anda sendiri? Termasuk gamer yang optimis atau pesimis bahwa Take Two Interactive dan Rockstar akan menemukan sosok di balik Cyberleek ini?

