
Apa yang sebenarnya terjadi di belakang layar Bandai Namco saat ini ketika kita bicara soal game fighting andalan mereka – Tekken 8? Terlepas dari minimnya informasi yang tersebar, namun situasi yang mengemuka membuat sebagian besar gamer sulit untuk menyimpulkan segala sesuatunya baik-baik saja. Bahwa terlepas dari hype yang sempat terbangun karena pengenalan Yujiro Hanma dari Baki sebagai karakter DLC, ia justru kehilangan para veteran yang sudah andil membangun popularitasnya.
Setelah kepergian sang ujung tombak – Katsuhiro Harada yang saat ini sudah memiliki studio baru – VS Studio di bawah bendera SNK, Tekken 8 juga kehilangan Nakatsu – sang Game Director yang saat ini belum mengumumkan kemana ia akan berlabuh selanjutnya.
Berita buruk untuk para penggemar Tekken 8? Eksodus ini ternyata belum selesai. Lewat respon yang disampaikan Katsuhiro Harada, menanggapi salah satu “informasi” fans Tekken 8 yang berujung keliru dan hoax, informas ini dibuka ke publik.
Harada dengan eksplisit menyebut bahwa tim Tekken 8 juga sudah kehilangan dua veteran penting yang lain – Yasuki Nakabayashi dan Mishimastar. Walaupun pengumuman tersebut tidak dilakukan di masing-masing profile sosial media mereka, namun informasi ini dipastikan benar adanya oleh Harada sendiri.
Just a small clarification regarding the facts.
— Katsuhiro Harada (@Harada_TEKKEN) June 5, 2026
The work behind the latest update had actually been in progress since last year, and what is currently being delivered is the result of that long-running effort. (Anyone who has worked in game development will probably understand… https://t.co/oZEudL1Hm0
Yasuki Nakabayshi merupakan Designer sistem untuk Tekken 6 dan Tekken Tag Tournament. Tidak hanya itu saja, ia juga merupakan Lead Planner untuk Tekken 7 dan salah satu Game Director untuk Tekken 8. Sementara Mishimastar atau yang memiliki nama asli Jun Yasuda merupakan Balance Designer dan Battle Tuning Director untuk Tekken 7 dan Tekken 8.
Tidak dijelaskan alasan di balik hengkangnya kedua veteran Tekken 8 ini atau kemana mereka akan berlabuh selanjutnya. Namun satu yang pasti, ia kian meninggalkan rasa khawatir bagi Tekken 8 secara spesifik dan Tekken 8 sebagai franchise secara keseluruhan.
Bagaimana menurut Anda soal situasi ini?

