
Sepertinya mustahil untuk membicarakan industri game tanpa berdiskusi soal sepak terjang Tencent – sang raksasa dari China. Selama satu dekade terakhir, perusahaan ini secara konsisten terus menggelontorkan dana investasi ke perusahaan-perusahaan video game populer.
Beberapa berujung membuat mereka jadi pemilik, namun tidak sedikit pula yang hanya berujung jadi investor dengan nilai saham yang kecil. Salah satu target yang sempat “dikejar” oleh Tencent di masa lalu adalah perusahaan-perusahaan video game Jepang. Berita buruknya? Masa bulan madu tersebut sudah berakhir.
Berdasarkan laporan terbaru dari situs Bloomberg, Tencent kabarnya berencana untuk mulai menarik investasi mereka dari beberapa developer dan publisher Jepang. Salah satu target utamanya adalah Marvelous – perusahaan di balik Story of Seasons dan Rune Factory.
Bloomberg menyebut bahwa Tencent berencana untuk menjual porsi saham mereka di perusahaan tersebut untuk membangun modal baru yang akan dialihkan ke industri AI. Tencent kabarnya merasa tertinggal melihat perusahaan kompetitor seperti ByteDance dan Alibaba Group Holding mulai bergerak maju di bidang yang satu ini.

Tidak jelas perusahaan mana saja yang akan terdampak selain Marvelous, namun Tencent kabarnya akan tetap mempertahankan investasi mereka di perusahaan video game Jepang dengan popularitas dan sepak terjang kuat seperti Platinum Games dan From Software.
Bagaimana menurut Anda? Apakah mulai menyingkirnya Tencent dari industri game untuk berfokus ke industri AI sebagai sesuatu yang positif atau negatif?

