
Dengan miliaran gamer potensial di seluruh dunia, mobile memang pasar yang terlalu menggoda untuk diabaikan begitu saja. Apalagi jelas bahwa gamer di platform ini cukup terbuka dengan ragam strategi monetisasi, termasuk gacha hingga aksi jualan item kosmetik. Namun sayangnya, terlepas dari beragam upaya developer yang ada, tidak semua proyek seperti ini akan berujung sukses. Seperti yang terjadi dengan game shooter kompetitif dari Ubisoft – Rainbow Six Mobile.
Untuk Anda yang tidak terlalu familiar, Rainbow Six Mobile bisa disederhanakan sebagai game mobile yang berupaya mentranslasikan pengalaman Siege ke perangkat mobile. Tidak sekadar di-port sembarangan, ia ditangani baik untuk memastikan pengalaman yang nyaman dan optimal.
Sayangnya, popularitas game ini sepertinya tidak cukup untuk membuat Ubisoft merasa pantas untuk mempertahankannya. Ubisoft resmi akan mematikan game ini dengan server yang akan ditutup di tanggal 15 Januari 2027 mendatang.
Terlepas dari fakta bahwa game ini sudah tersedia dalam format soft launch sejak tahun 2023 kemarin, rilis resmi Rainbow Six Mobile secara global baru terjadi di bulan Februari 2026 kemarin. Ini berarti, game ini akan dihentikan dalam waktu bahkan kurang dari setahun sejak ia tersedia untuk para fans.

Ubisoft tidak secara terbuka mengungkapkan alasan di balik penutupan ini namun memastikan bahwa anggota tim yang menanganinya kini akan dialihkan ke proyek jangka panjang yang lain. Mereka berjanji akan berbagi lebih banyak infomrasi soal apa yang bisa dipersiapkan dan diantisipasi dari proses transisi menuju EOS ini. Tidak lupa, mereka juga mengucapkan terima kasih untuk gamer yang sudah memainkannya.
Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang sempat mencicipi Rainbow Six Mobile sebelumnya?

