
Dengan kepemimpinan yang baru, XBOX memang terlihat tengah sedang berbenah. Upaya mereka untuk mencapai kesuksesan luar biasa dengan layanan Game Pass ternyata tidak tercapai secepat yang mereka bayangkan, bahkan lewat aksi beli Bethesda dan Activision Blizzard sekalipun. Di tengah situasi tidak menentu, termasuk berita soal penutupan beberapa studio sekelas NInja Theory dan Double Fine, XBOX kini harus mengambil keputusan tidak populer yang lain. Benar sekali, konsol mereka kian mahal.
Bahwa di tengah posisi konsol mereka yang tidak bisa dibilang menarik di pasaran, Microsoft mengambil keputusan pahit untuk kembali menaikkan harga konsol XBOX Series mereka setelah sempat melakukannya di Oktober 2026 kemarin.
Seperti yang bisa diprediksi, dalam blog post resminya, Microsoft menyalahkan keterbatasan jumlah serta kenaikan harga signifikan untuk dua komponen – RAM dan storage yang membuat mereka harus mengambil langkah ini. Oleh karena itu, mulai tanggal 1 Agustus 2026 mendatang, harga terbaru mereka adalah sebagai berikut:

| Varian | Harga Lama | Harga Baru |
| Xbox Series S 512GB | USD 399,99 | USD 499,99 |
| Xbox Series S 1TB | USD 449,99 | USD 599,99 |
| Xbox Series X 1TB Digital | USD 599,99 | USD 749,99 |
| Xbox Series X 1TB | USD 649,99 | USD 799,99 |
Yang menarik? Microsoft juga mengungkapkan rasa pesimisme mereka bahwa harga kedua komponen ini akan turun cepat. Mereka bahkan secara terbuka memprediksi bahwa harga RAM dan Storage besar kemungkinan akan naik dua kali lipat di musim gugur tahun 2027 mendatang.
Untuk sedikit meredakan dampak ini, mereka juga secara resmi meluncurkan program baru seperti “Buy Now, Pay Later” yang memungkinkan gamer untuk memilih opsi cicilan secara resmi, tanpa bunga, untuk mereka yang tertarik untuk meminang konsol XBOX Series saat ini.
Bagaimana menurut Anda soal situasi ini?

