Setelah trilogi pertama yang membawa kisah Lara Croft menjadi seorang Tomb Raider seperti yang kita kenal saat ini, sang karakter wanita paling ikonik ini akhirnya akan terjun ke dalam petualangan baru, kembali di bawah bendera Crystal Dynamics. Salah satu proyek tersebut merupakan Tomb Raider: Legacy of the Atlantis yang diposisikan sebagai proyek remake dari seri Tomb Raider pertama. Namun bukan sekadar presentasi visual modern berbasis Unreal Engine 5 saja, ia juga akan datang dengan ekstra elemen progression di dalamnya.
Lewat sebuah video terbaru, Amazon Studios, Crystal Dynamics, dan Flying Wild Hog akhirnya membicarakan soal suntikan elemen gameplay baru yang akan mereka tawarkan di petualangan terbaru Lara Croft ini.
Berbeda dengan seri originalnya yang lugas, Tomb Raider: Legacy of Atlantis akan mengusung beberapa tambahan elemen modern. Salah satu yang seolah tidak terelakkan dari banyak game modern saat ini? Skill Tree. Benar sekali, ada kesempatan untuk memperkuat Lara dari elemen khas game RPG ini di luar kesempatan untuk menggunakan setidaknya 3 ekstra senjata berbeda di luar dual-pistol yang jadi andalannya.
Tambahan ekstra lain, yang lagi-lagi seolah tidak terhindarkan dari game modern, adalah sistem crafting. Selama berpetualang, Lara akan disuguhi dengan begitu banyak material yang nantinya, bisa ia gunakan untuk tidak hanya meracik item penyembuh saja, tetapi juga item-item untuk menghadirkan ekstra buff baik dari sisi pertahanan ataupun ofensif.

Yang terbaru dan yang paling signifikan adaalah konfirmasi kehadiran resource terbaru bernama Focus Meter. Akan terisi bergantung pada aksi permainan Anda, mengaktifkan Focus akan secara otomatis melambatkan waktu di sekitar Lara secara signifikan. Di situasi ini, selain aksi akrobat ala seri originalnya, Anda juga bisa menyarangkan peluru Anda dengan resiko yang lebih minim.
Tomb Raider: Legacy of Atlantis sendiri rencananya akan meluncur tanggal 12 Februari 2027 mendatang untuk Playstation 5, Xbox Series, Nintendo Switch 2, dan tentu saja – PC.
Bagaimana dengan Anda? Menyambut terbuka kehadiran elemen-elemen modern ini atau justru kecewa dengan kehadiran mereka?

