Review Funguys Swarm: Jamur Lokal Bikin Happy!

Review Funguys Swarm: Jamur Lokal Bikin Happy!

Author picture
Author picture

Setelah kesuksesan yang berhasil mereka raih via Coral Island, sebagian besar gamer Indonesia saat ini sepertinya sudah familiar dengan studio lokal – Stairway Games. Terlepas dari pengalaman mereka meracik game simulasi hidup yang terbukti sukses di pasaran, tidak ada yang mengira bahwa game mereka selanjutnya justru akan datang dari genre dan konsep yang berbeda. Masih penuh warna-warna cerah memang, kita kini akan terjun ke dalam Funguys Swarm.

Nama yang satu ini mungkin sudah terdengar familiar untuk sebagian besar dari Anda, yang mungkin juga bersumpah bahwa Anda sudah mencicipinya sejak tahun lalu. Sangat bisa dimengerti mengingat Stairway Games memang memilih untuk melepas Funguys Swarm dalam format Early Access lebih dulu sebelum perlahan tapi pasti, ia terus dirampungkan dan disempurnakan via update-update secara rutin. Ia kini akhirnya rampung dan siap dilepas dalam versi 1.0 untuk ragam platform, tidak hanya PC saja.

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Funguys Swarm ini?? Mengapa kami menyebutnya jamur lokal yang siap untuk membuat kita happy? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Plot

Hadir dengan plot sederhana, Anda akan berperan sebagai pasukan jamur elite bernama Funguys yang berupaya menghentikan aksi para kroco Fire King.

Jika melihat seberapa singkatnya cut-scene yang diberikan, Stairway Games sepertinya memang tidak menjadikan cerita sebagai salah satu daya tarik utama Funguys Swarm. Walaupun demikian, bukan berarti ia tidak menyediakan sedikit pondasi lore untuk menjelaskan apa yang tengah terjadi dan apa yang sebenarnya tengah Anda hadapi.

Bak sebuah cerita dongeng standar, Anda akan berperan sebagai sekelompok pahlawan jamur yang berupaya menyelamatkan hutan yang Anda cintai dari kehancuran. Sang ancaman terbesar – Fire King memang sudah berada dalam tawanan, namun beragam kroco-kroconya masih meninggalkan jejak-jejak kehancuran di beragam wilayah berbeda. Kini menjadi tugas dan tanggung jawab Anda lah untuk mengakhirinya.

Kroco-kroco ini menguasai region-region yang berbeda.

Maka seperti yang kami bicarakan tadi, lore memang tidak akan menjadi bagian yang dijadikan Funguys Swarm sebagai prioritas. Dari awal hingga akhir permainan misalnya, jumlah cut-scene terkait cerita yang Anda dapatkan bisa dihitung dengan jari. Anda juga tidak akan mendapatkan pendekatan roguelike ala Hades misalnya, yang biasanya akan menyuntikkan karakter hingga skenario baru setiap kali Anda tewas dan kembali ke hub utama yang ada.

Lantas, apa yang sebenarnya terjadi dengan Fire King? Tantangan seperti apa pula yang perlu Anda lewati untuk membuat hutan kembali damai? Semua jawaban ini bisa Anda dapatkan dengan memainkan Funguys Swarm ini.

Author picture
Editor in Chief
Pladidus sudah berkecimpung selama 14 tahun di industri media game Indonesia dan selalu bersemangat untuk merekomendasikan Suikoden II kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja.

Next Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest

Level Up Your Gaming News!

Subscribe for the latest gaming news and updates.

Share this website