Review Funguys Swarm: Jamur Lokal Bikin Happy!
Page 2

Review Funguys Swarm: Jamur Lokal Bikin Happy!

Author picture
Author picture

Imut, Lugas

Seperti temanya, Funguys Swarm hadir imut dengan penuh warna cerah.

Berbeda dengan kebanyakan game racikan developer Indonesia yang mungkin mengeksekusi konsep yang serupa dengan gambar kartun dua dimensi, Stairway Games membangun keseluruhan sisi presentasi Funguys Swarm dengan model 3D sebagai basis, dari karakter hingga dunia yang hendak ia usung. Bahwa alih-alih jatuh pada konsep engine ala Vampire Survivors yang sederhana, ia setidaknya berjuang untuk membuat keseluruhan sisi visual ini mendukung lore yang ia dorong, yakni imut.

Dengan karakter-karakter jamur beragam warna dan bentuk, karakter-karakter ini memang sama sekali tidak didukung dengan kemampuan bercakap-cakap untuk mengeluarkan karakter atau kepriabdian mereka. Namun setidaknya dari sisi desain, dari hal detail kecil seperti pilihan raut wajah misalnya, Anda setidaknya bisa merasakan bahwa ada sesuatu yang berbeda di antara karakter-karakter ini di luar sekadar penampilan. Sesuatu yang pantas untuk diapresiasi.

Dibungkus dengan waktu gameplay yang tidak terhitung panjang jika Anda sudah memahami setidaknya pondasi mekanik yang diusung, Funguys Swarm juga menawarkan beberapa varian biome yang juga akan mempengaruhi mobilitas Anda. Dunia es datang dengan ekstra lantai super licin yang membuat gerak lebih sulit untuk dikendalikan sementara dunia lava datang dengan sungai lahar yang menuntut Anda untuk bergerak cepat melewatinya, tentu saja, jika Anda tidak ingin terbakar. Biome-biome membuat senasi repetisi menjadi tidak terlalu kental.

Stage akan terbagi menjadi ragam biome yang beberapa di antaranya juga mempengaruhi pergerakan Anda.
Apresiasi untuk keputusan menyertakan tulisan besar dengan asosiasi warna dan logo yang jelas.

Apresiasi tinggi juga harus diarahkan pada keseluruhan desain user-interface yang datang rapi dan efektif untuk menyajikan semua informasi yang dibutuhkan untuk menjamin siklus permainan tanpa rasa frustrasi. Kartu dibagi ke dalam ragam pilihan warna spesifik untuk melambangkan elemen untuk mempermudah proses build yang ada. Ragam logo dalam peta wilayah yang Anda jelajahi hadir jelas untuk memastikan item apa yang bisa Anda kejar hingga ruang lingkup serangan AOE musuh yang harus Anda hindari.

Sementara dari sisi audio, tidak ada yang istimewa. Segala sesuatu yang dihadirkan oleh Stairway Games di sini menjalankan tugasnya dengan baik untuk elemen pembangun atmosfer yang tepat. Namun tidak akan sampai pada batas Anda akan menghentikan sementara permainan hanya untuk menikmati sisi ini saja.

Happy dengan Jamur Lokal!

Secara sederhana, Funguys Swarm bisa dikategorikan sebagai game bullet heaven.

Cara paling sederhana untuk menjelaskan genre Funguys Swarm adalah dengan mengkategorikannya ke dalam genre Bullet Heaven. Untuk Anda yang tidak terlalu familiar, genre yang dulu sempat disebut sebagai “Reverse Bullet Hell” ini adalah genre dimana alih-alih musuh, justru Anda yang akan menjadi sumber dari muntahan ratusan proyektil per menit ke segala arah untuk menghancurkan musuh yang berupaya mengepung dan menguat seiring dengan waktu berjalan. Ia menjadi genre yang dipopulerkan oleh Zombie Survivors.

Dengan pengkategorian tersebut, maka Anda sepertinya sudah bisa menerka kira-kira pengalaman seperti apa yang akan ditawarkan oleh Funguys Swarm ini. Untuk setiap kenaikan level yang diterima oleh karakter yang Anda pilih, yang bisa didapatkan dari menghancurkan musuh dan mengumpulkan EXP Points yang tercecer, Anda akan biasanya akan dihadapkan pada satu di antara dua pilihan: memperkuat senjata / skill yang sudah Anda miliki atau memilih kartu skill baru untuk dimasukkan ke dalam arsenal.

Yang membuat Funguys Swarm terasa unik dan berbeda? Ia menjadi satu dari sedikit game bullet heaven yang menawarkan objektif yang lebih jelas dibandingkan hanya sekadar bergerak acak di peta atas nama membunuh sebanyak mungkin musuh dan memanen EXP yang ada.

Di dalam setiap level Funguys Swarm, Anda akan menemukan ragam titik Shrine yang tersebar, menggoda Anda untuk dihampiri dengan ekstra keuntungan yang memang pantas untuk dikejar. Kita bicara dari kesempatan untuk memperkuat senjata yang tengah Anda gunakan, kartu skill yang sudah Anda pilih, hingga ekstra armor dan health untuk memastikan probabilitas bertahan hidup yang lebih besar. Ia tidak hanya menjadikan EXP satu-satunya cara untuk memperkuat diri.

Lewat ragam shrine yang ada, ia akan mendorong Anda untuk terus bergerak alih-alih diam atas nama memanen EXP.
Setiap kartu skill aktif akan punya level maksimal 10 dengan dua kali opsi mutasi.

Hasilknya? Ia menjadi game bullet heaven yang akan secara konsisten mendorong untuk terus bergerak dan bergerak, dari satu shrine ke shrine yang lain, atas nama potensi untuk memperkuat diri. Seperti yang bisa diprediksi, kartu skill aktif yang Anda pasangkan pada karakter Anda juga bisa diperkuat hingga level maksimal 10. Uniknya? Untuk setiap 5 level yang dicapai, Anda juga berkesempatan untuk memilih sebuah opsi Mutasi yang biasanya akan memperkuat, menambahkan, hingga mengubah efek kartu dimaksud.

Namun sayang seribu sayang, Funguys Swarm tidak menghadirkan sistem upgrade berbasis peleburan kartu sama sekali. Ini berarti, apapun kartu skill yang Anda pilih, aktif ataupun pasif, maka ia akan terus berdiri sendiri terlepas dari apakah Anda sudah memperkuatnya hingga level maksimal sekalipun. Tidak seperti Vampire Survivors dimana skill bisa berujung dikombinasikan untuk melahirkan varian skill baru yang lebih kuat, Funguys Swarm tidak menyediakan hal tersebut. Setiap kartu adalah eksistensi yang berdiri sendiri.

Maka seperti selayaknya game bullet heaven pada umumnya pula, Anda akan diminta untuk bertahan hidup untuk waktu yang sudah ditentukan, yang biasanya juga ditemani dengan “bumbu” kepungan swarm dan pertarungan mini-boss melawan para Elites di tengah. Seperti konsep pada umumnya pula, seiring dengan waktu berjalan, varian musuh yang lebih tangguh juga akan bermunculan di level baik dari segi kuantitas ataupun kualitas. Yang membuat game ini cukup berbeda? Bahwa alih-alih Anda langsung dikategorikan sebagai pemenang hanya karena bertahan hidup, setiap level dan biome Funguys Swarm akan ditutup dengan pertarungan boss yang tipikal.

Selebihnya, pengalaman Anda akan lebih dekat dengan konsep meta-progression yang Anda kenal dari game-game roguelike. Setiap siklus pertempuran yang Anda lalui, menang ataupun kalah, akan ikut berkontribusi untuk penguatan siklus Anda selanjutnya.

Untuk setiap siklus yang Anda lewati, Anda akan bertemu dengan beberapa varian sumber daya yang kemudian bisa dialihkan untuk memperkuat keseluruhan Funguys, dari memperbesar jumlah EXP yang mereka terima, jumlah HP, hingga kesempatan mendapatkan varian kartu skill yang lebih langka untuk atribut yang lebih maksimal. Lewat resource lain seperti jamur ungu yang juga bisa Anda dapatkan di peta, Anda bisa mengakses sejenis pohon skill yang nantinya akan membuka lebih banyak slot equipment untuk para Funguys hingga membuka kesempatan untuk hidup kembali saat tewas di peta.

Setiap kegagalan tetap akan memberikan kontribusi positif untuk siklus Anda selanjutnya.
Anda bisa memanggil sebuah mecha raksasa ke arena jika sudah siap.

Bagian yang paling unik dan keren? Sejak progress awal permainan, game ini juga akan menyediakan sebuah kejutan yang tidak akan pernah Anda kira sebelumny. Benar sekali, game ini juga menyediakan sebuah mecha untuk dikendarai oleh Funguys Anda saat bertarung dengan sistem cooldown. Mecha ini tidak hanya menjanjikan serangan biasa dan Ultimate dengan jangkauan wilayahn yang lebih luas, tetapi juga “waktu istirahat” dari potensi terkena damage serangan musuh. Lewat lompatan yang bisa ia eksekusi, ia juga memungkinkan Anda untuk bergerak lebih cepat dari satu titik ke titik lainnya. Mecha ini juga jadi bagian yang bisa diperkuat di hub.

Maka sisanya adalah menikmati ekstra tambahan printilan yang ditawarkan Funguys Swarm selain ragam karakter tambahan yang penguatan statusnya juga seringkali terikat pada jenis elemen kartu yang Anda akumulasikan saat bertarung. Anda misalnya, berkesempatan untuk membuka dan mengajak binatang peliharaan Anda, yang biasanya juga menawarkan fungsi spesifik. Anda juga bisa mengajak companion bernama Treelings untuk ekstra buff yang tentu saja akan membantu perjalanan Anda.

Author picture
Editor in Chief
Pladidus sudah berkecimpung selama 14 tahun di industri media game Indonesia dan selalu bersemangat untuk merekomendasikan Suikoden II kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja.

Next Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest

Level Up Your Gaming News!

Subscribe for the latest gaming news and updates.

Share this website