
Ada banyak keputusan peusahaan besar dalam meracik produk yang alih-alih membuat konsumen tertarik, justru meninggalkan sebuah pertanyaan besar yang membingungkan. Para konsumen merasa bahwa produk yang dimaksud tidak perlu eksis dan tidak memenuhi apapun yang mereka inginkan saat ini. Hal inilah yang mungkin dirasakan oleh banyak fans dengan proyek Horizon Hunters Gathering.
Proyek yang ditangani langsung oleh Guerrilla Games dan berbeda dengan Horizon Steel Frontiers yang juga diposisikan sebagai proyek multiplayer berbasis semesta Horizon ini hadir dengan presentasi grafis bergaya kartun yang kental. Yang menarik? Tidak seperti game single player Horizon yang langsung meluncur, ia melewati proses playtest tertutup lebih dulu.
Kini, alih-alih berjalan mulus, Horizon Hunters Gathering justru baru saja melewati sebuah fase pengembangan yang pelik. Informasi ini mengemuka dari Jason Schreier – jurnalis gaming ternama dari Bloomberg.
Berdasarkan sumber informasi yang ia percaya, Horizon Hunters Gathering ia sebut akan mengalami perombakan besar-besaran secara internal. Sony dan Guerrilla Games berencana untuk membuang elemen live-service dari game ini dan meracik sebuah pengalaman Horizon tradisional dengan komponen multiplayer kooperatif dengan ekstra cerita di dalamnya. Skala game ini juga kabarnya akan dipangkas habis-habisan.

Perubahan ini terjadi setelah sebagian besar feeddback yang mereka terima dari sesi playtest berujung negatif. Guerrilla disebut-sebut hanya punya waktu sampai Desember 2026 mendatang untuk mempresentasikan konsep Horizon Hunters Gathering yang baru di depan para eksekutif.
Di laporan yang sama, Jason Schreier juga menyebut bahwa sebuah tim kecil internal di Guerrilla Games saat ini tengah mempersiapkan seri Horizon selanjutnya yang masih akna butuh waktu bertahun-tahun sebelum rampung.
Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang sempat tertarik dengan Horizon Hunters Gathering?

