
Jika Anda malang melintang di sosial media selama setidaknya beberapa hari terakhir, maka Anda seperitnya tidak akan melewatkan beberapa potongan video gameplay GTA VI yang menemukan jalannya ke internet. Datang dari build yang kabarnya sudah berusia setidaknya 3 tahun, ia memamerkan beberapa hal ekstra, dari mekanik yang belum pernah diperlihatkan Rockstar sebelumnya, peta, hingga sedikit animasi dan sisi eksplorasi. Menariknya? Sang leaker mengaku diirinya punya misi dengan aksi ini.
Tidak main-main, leaker yang mengusung nama Cyberleek dengan karakter berbentuk daun bawang ini ternyata memiliki manifesto-nya sendiri – sebuah tuntutan yang ingin ia capai dengan aksi membocorkan setidaknya 4 video gameplay terpisah GTA VI sejauh ini seperti yang disadur dari PCGamer.
Cyberleek mengaku bahwa target utamanya adalah melawan para publisher game yang saat ini bertentangan dengan apa yang ingin ia capai. Publisher ia sebut saat ini hanya sekadar menjual lisensi dan bukan produk, mengunci konten yang sudah rampung dan menjualnya sebagai DLC, mematikan game dan menyimpan uang dari game yang mereka matikan tersebut. Semua langkah ini ia lihat sebagai aksi anti-konsumerisme dimana gamer terus mendapatkan konten yang kian berkurang terlepas dari harga yang mereka bayar.
Cyberleek juga menyuarakan tiga buah perintah bagi industri game: tidak ada pre-order, tidak ada DLC yang sebenarnya hadir sebagai konten rampung yang sengaja dipotong untuk dijual kembali, dan harus selalu ada opsi offline untuk game single-player. Semua publisher yang melanggar ketiga perintah ini akan mereka beri sanksi hingga setiap publisher ini meminta maaf secara publik dengan solusi yang konkrit.

Tidak hanya itu saja, Cyberleek juga menyebut bahwa dibukanya sistem donasi via crypto yang mereka lakukan juga untuk mendukung misi ini. Uang tersebut akan dialihkan untuk membangun infrastruktur peretasan yang lebih mumpuni, baik untuk aksi serang ataupun bertahan.
Untuk sementara, baik Rockstar dan Take Two sendiri masih belum memberikan komentar apapun terkait kebocoran gameplay yang dilalukan Cyberleek ini. Namun satu yang pasti, mereka terus berupaya keras untuk membuat video-video ini dihapus secepat mungkin dari internet.
Akankah manifesto Cyberleek ini diikuti? Ataukah Rockstar dan Take Two yang akan berujung berhasil membawa aktor di belakangnya ke meja hijau? Kita tunggu saja.

