Pendapatan NTE Tembus 5,2 Triliun Rupiah

Pendapatan NTE Tembus 5,2 Triliun Rupiah

Author picture
Author picture

Jika hanya berkaca pada apa yang terjadi di industri game selama setidaknya 5 tahun terakhir, maka sepertinya jelas bahwa game gacha sukses adalah salah satu lahan uang paling basah dan menarik di industri ini. Dengan tidak mengesampingkan begitu banyaknya proyek gagal yang harus tutup server hanya dalam hitungan bulan, sedikit porsi “kemenangan” inilah yang saat ini tengah dinikmati oleh Hotta Studio dengan game gacha terbaru mereka – Neverness to Everness alias NTE.

Berkat laporan finansial yang secara konsisten dilemparkan oleh sang empunya – Perfect World, NTE menjadi salah satu game gacha dengan status keuangan yang paling terbuka di industri game saat ini. Data-datanya memamerkan jelas mengapa banyak developer dan publisher mengejar sistem monetisasi ini.

Dalam laporan tersebut (yang kami lansir dari situs Automaton), Perfect Wolrd melaporkan total pendapatan yang dicatat oleh NTE dengan data terakhir tercatat di tanggal 18 Agustus 2026 yang lalu. Total pendapatan game gacha open-world yang sering disebut sebagai “GTA Anime” ini resmi menembus angka USD 298 juta atau sekitar 5,2 triliun Rupiah.

Yang menarik? Jika menghitung selisih pendapatan berdasarkan data sebelumnya yang tercatat di akhir Juni 2026 kemarin, ini berarti NTE sudah mengumpulkan ekstra USD 98 juta atau 1,7 triliun Rupiah hanya dalam waktu 1,5 bulan. Sekitar 60% dari total pendapatan inii dipastikan datang dari client resmi, sementara sisanya datang dari store pihak ketiga.

Dalam 4 bulan rilis, NTE sudah mencatatkan pendapatan total lebih dari USD 298 juta atau sekitar 5 Triliun Rupiah.

Angka ini tentu saja fantastis untuk sebuah game gacha yang baru berusia 4 bulan saja. Sementara di sisi lain, angka ini juga mengukuhkan kesimpulan bahwa alasan Hotta Studio begitu mengandalkan GenAI untuk NTE jelas tidak didasarkan karena faktor ekonomi.

Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang ikut berkontribusi pada pendapatan fantastis ini?

Author picture
Editor in Chief
Pladidus sudah berkecimpung selama 14 tahun di industri media game Indonesia dan selalu bersemangat untuk merekomendasikan Suikoden II kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja.

Next Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest

Level Up Your Gaming News!

Subscribe for the latest gaming news and updates.

Share this website