
Proses restrukturisasi yang dieksekusi oleh sang CEO baru – Asha Sharma untuk XBOX memang mau tidak mau, berujung meninggalkan korban. Dengan ribuan pegawai siap dirumahkan, ia bahkan berujung melepas status kepemilikan untuk beberapa studio ternama yang sempat mereka akuisisi sebelumnya.
Secara rasional, kita mungkin berharap bahwa situasi ini tidak akan melibatkan nama studio yang kita kenal produktif dengan produk yang seringkali dipuji. Namun nayatanya tidak demikian. Salah satu studio andalan mereka – id Software terkonfirmasi terdampak parah.
Proses PHK massal yang dilakukan XBOX memang sudah terkonfirmasi akan melibatkan banyak studio, namun tidak ada yang mengira bahwa salah satu studionya yang cukup produktif – id Software juga jadi “korban” dengan skala yang cukup parah.
Berdasarkan informasi resmi dari Texas Workforce Commission yang dikumpulkan oleh situs Game Developer, ada sekitar 136 karyawan studio yang terkenal sebagai developer DOM yang terdampak dari kasus PHK massal ini. Dari 136 karyawan tersebut, 96 di antaranya merupakan karyawan di kantor utama id Software di Richardson, Texas. Sementara 40 lainnya merupakan pekerja remote yang melaporkan kerja mereka di kantor tersebut.
Ini berarti kantor id Software di Amerika harus berhadapan dengan pemutusan hubungan kerja hampir 50% dari total tenaga kerja yang merkea miliki. Data terakhir menujukkan bahwa total pekerja id Software sebelumnya berada di angka 185 pegawai.

Tidak ada informasi lebih lanjut apakah 40 pekerja remote yang ikut dipecat merupakan bagian dari id Frankfurt atau tidak. Untuk Anda yang tidak familiar, cabang studio yang berlokasi di Jerman, Eropa ini memang difokuskan untuk menyempurnakan engine yang digunakan oleh id Software it sendiri – id Tech.
Tentu saja menarik untuk melihat apakah pemotongan sumber daya tenaga kerja hingga hampir 50% ini akan mempengaruhi kinerja id Software secara keseluruhan, terutma saat kita bicara soal proyek apapun yang tengah mereka kerjakan selanjutnya.
Bagaimana menurut Anda soal situasi ini?

