
Sudah bukan rahasia lagi sepertinya bahwa sebagian besar pelaku industri game saat ini memang tengah berupaya mengintegrasikan AI ke dalam proses pengembangan mereka dalam kapasitas tertentu. Salah satu yang secara terbuka hendak mendorong hal tersebut ke arah yang lebih intens adalah Epic Games.
Seberapa intens? Se-intens fakta bahwa mereka berujung membatalkan proyek raksasa mereka bersama dengan Disney untuk mendorong implementasi AI yang lebih jauh ini.
Setidaknya hal tersebutlah yang dilaporkan oleh jurnalis – Jason Schreier untuk Bloomberg. Epic Games dikabarkan berujung menunda game shooter hasil kolaborasi mereka dengan Disney yang akan memuat karakter-karakter dari Star Wars dan Marvel di dalamnya. Alasannya? AI.
Epic Games disebut-sebut ingin tim pengembang game ini mendorong implementasi AI yang jauh lebih mendalam untuk merampungkan proyek ini. Bahkan kabarnya hingga di titik Epic tidak ingin ada kode program yang ditulis langsung oleh manusia. Tidak hanya itu saja, semua art di dalam game juga akan diracik sepenuhnya menggunakan AI.
Epic kabarnya akan mengandalkan serangkaian tools, termasuk Claude dari Anthropic. Sang game misterius dari Disney ini sendiri masih belum resmi diumumkan oleh Epic dengan tampilan yang juga belum dipamerkan ke publik.
Laporan dari Schreier ini juga sejalan dengan pernyataan resmi terbaru dari boss Epic Games – Tim Sweeney via akun sosial medianya. Ia mengkonfirmasikan bahwa ada perubahan arah yang drastis di dalam Epic yang akan mulai memacu akselerasi penuh terkait penggunaan AI.
We have a huge pivot underway here at Epic, moving developers around to retool for maximum AI acceleration.
— Tim Sweeney (@TimSweeneyEpic) October 12, 2026
The aim isn't to do the same stuff with fewer people, but to enable everyone here to build MORE and BETTER stuff, and to bring the benefits to all teams using Unreal.
Sweeney menyebut bahwa langkah ini diambil bukan untuk memperkecil jumlah tenaga kerja, tetapi memastikan karyawannya mampu meracik produk yang lebih banyak dan lebih baik serta menawarkan keuntungan ekstra untuk semua tim yang memutuskan untuk menggunakan Unreal. Ia juga optimis bahwa efisiensi proses pengembangan di beragam sektor akan meningkat berkali-kali lipat dengan langkah ini.
Bagaiman menurut Anda soal langkah dari Epic Games ini? Sesuatu yang Anda sambut dengan tangan terbuka atau tetap jadi langkah yang mengecewakan?

