
Dibamdingkan dengan Pokemon, popularitas Digimon di dunia franchise pertarungan monster memang belum sepadan. Walaupun demikian, franchise yang berdiri di bawah bendera Bandai Namco ini masih terus bertahan dan relevan. Salah satu kuncinya tentu saja terletak pada tema dan atmosfer cerita yang jauh lebih gelap dibandingkan Pokemon, dengan desain monster yang juga tidak terperangkap pada keharusan untuk hanya menawarkan bentuk desain berbasis hewan semata. Hasilnya? Ia baru saja mencetak tahun terbaiknya.
Di edisi terbaru Famitsu, seperti yang dilaporkanoleh situs GameStalk, Bandai Namco hadir dengan sebuah berita membahagiakan untuk semua fans Digimon.
Bahwa franchise yang identik dengan penamaan monster dengan akhiran “mon” ini baru saja mencetak rekor keuntungan tertingginya. Sebegitu tingginya, hingga ia bahkan menundukkan angka yang sempat tercetak selama periode penayangan anime originalnya di tahun 2000 kemarin.
Disampaikan oleh president Bandai Namco Entertainment – Minami Udagawa, tribut kesuksesan ini ia berikan kepada dua kontributor utama. Pertama, kesuksesan rilis game kartu Digimon, baik dalam bentuk kartu ataupun digital.
Kedua? Tentu saja keberhasilan game RPG teranyar – Digimon Story Time Stranger yang memang sempat menghadirkan hype cukup tinggi sebelum rilis. Game yang berhasil menyentuh angka 1 juta kopi dalam 2 bulan rilis ini memang digadang sebagai game Digimon dengan penjualan tercepat.

Sayangnya, Bandai Namco sendiri tidak membocorkan angka pasti soal keuntungan yang mereka sebut memecahkan rekor ini atau sekadar periode perhitungan yang mereka gunakan untuk berujung pada kesimpulan tersebut. Satu yang pasti, Udagawa menyuarakan rasa optimismenya bahwa Time Stranger akan kian sukses lewat rilis versi Nintendo Switrch 2 dan rilis DLC raksasa yang mereka rencanakan di tahun 2027 mendatang.
Bagaimana dengan Anda sendiri? Sudah menjajal Digimon Story TIme Stranger yang satu ini?

