
Perpindahan posisi PHYSINT – proyek game action-espionage teranyar dari seorang Hideo Kojima dari tangan Playstation ke XBOX memang menjadi salah satu plot twist terbesar di tahun 2026 ini. Transisi ini juga tentu saja menghasilkan begitu banyak tanda tanya ekstra sekaligus konsekuensi yang mungkin tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Salah satunya? Engine.
Karena seperti yang kita tahu, ketika Death Stranding dan Death Stranding 2 diracik, Sony dan Kojima Productions berkolaborasi untuk tidak hanya sekadar menggunakan Decima Engine dari Guerrilla Games saja, tetapi juga ikut menyempurnakan dan mengembangkannya. Kini bersama dengan transisi perpindahana publisher ke XBOX, tentu banyak yang penasaran apakah PHYSINT masih memiliki akses ke Decima Engine atau tidak.
Dalam wawancara terbarunya dengan IGN, Kojima mengaku bahwa dirinya sendiri sebenarnya belum menentukan engine apa yang ingin ia gunakan untuk PHYSINT nantinya. Ia saat ini masih berada tahap bereksperimen.
Satu yang pasti, bersama dengan deal denegan XBOX, ia mengaku kini juga mendapatkan dukungan dari sisi teknologi. Ia mengaku ingin mengaplikasikan semua teknologi XBOX yang memang bisa ia gunakan, terlepas dari fakta bahwa ia sendiri, belum menentukan engine apa yang akan ia gunakan untuk game yang akan menjadikan aktor Bill Skarsgard sebagai bintang utama ini.

Dalam wawancara yang sama, Kojima juga menegaskan bahwa keputusan untuk merilis PHYSINT atau tidak di konsol Playstation di masa depan akan sepenuhnya bergantung pada keputusan XBOX sebagai publisher. Karena seperti yang kita tahu, terlepas dari strategi eksklusif yang perlahan kembali, XBOX masih memosisikan rilis game first party mereka sebagai rilis multiplatofrm.
Terlepas dari pembatalani sepihak yang disebut Kojima dilakukan oleh Sony secara sepihak lewat Zoom Call, ia mengaku tetap mencintai Sony dan sangat memahami situasi industri game saat ini. Satu yang pasti, ia memastikan bahwa proses produksi PHSYINT masih berjalan hingga saat ini, tentu saja, bersama dengan game horror yang juga ia racik bersama dengan XBOX – OD.
Bagaimana menurut Anda? Engine apa yang menurut Anda akan cocok untuk PHYSINT?

