
Bersama dengan sesi preview 2 jam yang kami nikmati berkat undangan dari Capcom Singapura, kami juga berkesempatan untuk berbincang bersama dengan Satoru Nihei – Director dan Akihito Kadowaki – Producer untuk Onimusha: Way of the Sword. Bersama dengan media asal Asia Tenggara lainnya, kami tentu saja melemparkan beberapa pertanyaan yang memancing rasa penasaran kami.
Lantas, insight baru saja apa saja yang kami dapatkan? Berikut hasil rangkuman kami terkait jawaban yang mereka usung di setiap tema yang ada:
Siap Fasilitasi Gamer Cupu
Walaupun dirinya bukan Souls-like, namun tidak tertutup kemungkinan bahwa akan ada banyak gamer yang tidak terlalu familiar dengan game action berujung tertarik mencicipi Onimusha: Way of the Sword karena satu dan lain hal. Dengan konsep progress yang ia usung dengan Musashi, ia kini membuka opsi grinding untuk menjadi solusi bagi mereka yang kesulitan melewati skenario pertempuran atau boss tertentu. Namun bagi Nihei-san, ada solusi yang lebih masuk akal.
Pertama, tentu saja menurunkan tingkat kesulitan dari Action Mode menjadi Story Mode yang diharapkan akan bisa menyelesaikan masalah ini alih-alih jatuh pada solusi grinding resource dan material.
Kedua dan yang paling menarik? Onimusha: Way of the Sword juga akan memiliki opsi yang akan mengaktifkan informasi soal tombol yang perlu Anda tekan dan di timing kapan sebagai reaksi untuk apapun serangan dan aksi yang dilakukan musuh, dari Genma biasa hingga boss. Lagipula Nihei-san juga memastikan bahwa boss yang mereka desain di game ini bukanlah tipe boss yang akan butuh waktu hingga berjam-jam untuk bisa ditundukkan. Di luar itu, opsi untuk memperkuat skill Musashi juga bisa jadi solusi.
Hanya Katana

Berbeda dengan seri Onimusha tua yang dimana karakter protagonis utamanya mampu menggunakan beragam senjata yang berbeda, Way of the Sword membuat Musashi hanya akan mengandalkan katana sebagai senjata utamanya. Semua variasi senjata yang ia dapatkan kini diposisikan sebagai sebagai serangan spesial alias skill aktif. Ini tentu saja sebuah keputusan yang cukup radikal untuk franchise ini.
Nihei-san menyebut bahwa fokus pada katana ini memberikan ruang bagi mereka untuk menawarkan ekspresi permainan pedang yang lebih banyak dan beragam seperti halnya sub-judul yang mereka usung di seri terbaru ini. Ragam senjata lain kini diposisikan sebagai Oni Armaments yang siap membantu gamer di beragam situasi pelik.
“Metroidvania”

Yang cukup menarik dengan konsep Onimusha: Way of the Sword adalah kesempatan untuk melakukan backtrack jika gamer menginginkannya, sesuatu yang mirip dengan konsep yang melekat dengan apa yang kita kenal dari genre Metroidvania.
Selama perjalanan, Musashi akan mendapatkan ragam kekuatan yang akan bisa ia gunakan untuk mengakses dan membuka area yang mungkin sebelumnya tidak bisa ia lewati. Namun tim juga menegaskan bahwa aktivitas ini akan menjadi hal opsional bagi gamer yang sekadar ingin menyibukkan diri atas nama mencari reward khusus. Namun bagi gamer yang ingin terus mengejar progress cerita, mereka juga dipastikan akan bisa melakukan hal tersebut tanpa ambil pusing. Jadi tidak ada keharusan untuk melakukan backtrack di seri ini.
Issen Tidak Lagi “Harus”
Bagi gamer-gamer veteran Onimusha, salah satu gerakan paling esensial untuk menundukkan game yang tidak mudahini adalah Issen. Dieksekusi di timing yang tepat sebelum musuh menyerang, ia akan menghabisi musuh dengan efektif dan cepat. Atas nama menjaga sejarah dan identitas yang ada, “Issen” juga eksis di Onimusha: Way of the Sword. Yang membuatnya berbeda? Ia tidak lagi seesensial seri-seri tuanya.
Nihei-san memastikan bahwa Onimusha: Way of the Sword akan bisa diselesaikan tanpa menguasai Issen sama sekali. Gerakan ini bahkan bisa dilihat sebagai ekstra tantangan bagi gamer-gamer yang ingin menguji timing eksekusinya, apalagi saat melawan boss. Mereka juga akan membuat timing eksekusi Issen ini jauh lebih bersahabat di tingkat kesulitan Story Mode.
Perubahaan Minim dari Demo Feedback

Seperti yang kita tahu, Capcom saat ini sudah menyediakan demo publik Onimusha: Way of the Sword di ragam platform dengan konten yang ditutup dengan pertarungan pedang super epik melawan Ganryu. Demo ini jugalah yang sempat melahirkan suara cukup keras di internet soal tingkat kesulitan game yang dianggap terlalu mudah. Namun ternyata, Kadowaki-san menyebut bahwa ragam feedback ini tidak akan memicu perubahan besar dari desain Onimusha: Way of the Sword yang sudah mereka racik.
Kadowaki-san menyebut bahwa keluhan tingkat kesulitan yang terlalu mudah tersebut sebenarnya datang dari desain demo itu sendiri. Porsi konten yang mereka tawarkan adalah porsi dari awal game. Yang membuatnya unik? Mereka membekali Musashi di versi demo ini dengan ragam skill dan kemampuan yang seharusnya baru bisa ia akses di progress game yang lebih jauh. Ini membuat Musashi versi demo menjadi lebih kuat daripada yang seharusnya.
Oleh karena itu, mereka tidak lantas langsung menelan semua feedback soal tingkat kesulitan tersebut secara mentah dan kemudian melambungkan tingkat kesulitan game ini di versi final. Kadowaki-san menegaskan bahwa ambisi mereka tetap meracik sebuah game action yang fun, bukan hanya untuk segelintir kelompok saja.
Feedback cukup mengejutkan yang sempat mereka terima disebut Kadowaki-san justru bertolak belakang dengan komentar pada umumnya. Ia justru menerima cukup banyak keluhan bahwa pertarungan boss melawan Ganryu di akhir demo dirasa sulit. Nihei-san juga mengaku terkejut dengan cukup banyaknya player yang berhasil mengeksekusi Issen dalam porsi demo ini.
Genma yang Akan Semakin Agresif
Seperti halnya di versi demo publik yang mungkin sudah Anda jajal, pertarungan melawan para Genma versi pasukan di biasa memang hadir super sederhana dan terhitung mudah. Hal tersebut jugalah yang tetap dirasakan media saat menjajal sesi preview berdurasi 2 jam. Sensasi ini sedikit bertolakbelakang dengan pertarungan melawan para boss yang selalu menantang.
Tim Capcom sendiri menegaskan bahwa Genma versi pasukan biasa ini nantinya akan ikut “tumbuh” seiring dengan progress permainan dan nantinya, akan hadir semakin menantang dan agresif. Tidak hanya itu saja, mereka juga akan kian bertambah dari sisi kuantitas dan kian bervariasi dalam grup sehingga dinamikanya akan terus tumbuh kian kompleks seiring waktu berjalan.
Onimusha: Way of the Sword sendiri rencananya akan meluncur pada tanggal 4 September 2026 mendatang untuk Playstation 5, Xbox Series, Nintendo Switch 2, dan tentu saja – PC.

