
Sepertinya rasional untuk mengantisipasi bahwa sebuah game yang usianya kian tua jug akan kian ditinggalkan pemainnya. Bahwa seiring dengan berjalannya waktu, ia akan kehilangan relevansinya dan kemudian tenggelam tanpa ada lagi kabar. Namun situasi yang berbeda sepertinya terjadi dengan setidaknya dengan game racikan Mojang yang kini berdiri di bawah bendera MIcrosoft – Minecraft. Ada sesuatu yang istimewa dengan game susun balok yang satu ini.
Pertama kali dirilis di tahun 2009, Minecraft resmi menyentuh usianya yang ke-17 di tahun 2026 ini. Usia yang bagi sebagian besar game biasanya merupakan akhir segalanya, dimana gamer-gamer usia muda bahkan tidak lagi mengingatnya. Namun di kasus ini, popularitasnya ternyata tak pernah redup. Sebaliknya, ia terus mendulang pemain baru.
Hal tersebutlah yang disampaikan oleh boss XBOX – Asha Sharma dalam post sosial media resminya. Menyambut Minecraft Live yang mengkonfirmasikan kehadiran dimensi baru – The Sift, dimensi baru setelah kurang lebih 15 tahun sejak “The End” diperkenalkan, Asha juga berbagi data fantastis soal game ini.
Pertama, ia terus mengukuhkan dirinya sebagai game terlaris sepanjang masa. Asha memastikan bahwa Minecraft saat ini sudah terjual lebih dari 425 juta kopi lintas platform di seluruh dunia. Yang kedua dan paling mengagumkan? Bahwa rata-rata, game kreatif ini masih mencatatkan sekitar 300.000 pemain baru setiap harinya! Ini tentu saja prestasi yang tidak pernah didengar dari game yang sudah berusia 17 tahun lamanya.
Today at Minecraft LIVE: Dungeons II, our first new dimension in more than 14 years, new ways for creators to build, Minecraft on Nintendo Switch 2, and more.
— ASHA (@asha_shar) September 26, 2026
More than 300,000 people play Minecraft for the first time on an average day. After 17+ years and 425M+ copies sold, I… pic.twitter.com/fdhkwuh258
Tidak mengherankan jika di proses restrukturisasi yang digalakkan Asha, Minecraft merupakan salah satu ujung tombak yang terus ia dorong untuk membalikkan situasi XBOX sebagai ekosistem gaming yang terus kehilangan taji dan popularitasnya.
Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang belum pernah memainkan Minecraft sebelumnya?

