Apa yang akan dilakukan Nintendo dengan The Legend of Zelda selanjutnya? Ini tentu jadi misteri terbesar yang butuh jawaban. Setelah kesuksesan Breath of the Wild dan Tears of the Kingdom yang hadir memesona, kita setidaknya sudah mendapatkan konfirmasi proyek film live-action yang saat ini masih terus digodok. Pertanyaan ini memang rasional mengingat The Legend of Zelda baru saja merayakan ulang tahun ke-40 sang franchise. Siapa yang mengira bahwa untuk menjawab tantangan ini, Nintendo pun kembali ke satu nama – Ocarina of Time.
Setelah sempat eksis dalam bentuk rumor yang beredar kencang, Nintendo akhirnya resmi memanfaatkan event Nintendo Direct Juni 2026 kemarin malam untuk memastikan proyek remake untuk The Legend of Zelda: Ocarina of Time.
Benar sekali, game yang sudah sempat mengalami proses remake untuk Nintendo 3DS belasan tahun yang lalu ini akan dirilis ulang lewat serangkaian proses modernisasi untuk Nintendo Switch 2. Sayangnya, Nintendo tampak belum siap untuk membuka tabir misteri game ini lebih jauh. Alih-alih pengumuman lengkap, ia berujung sekadar teaser.

Yang menarik tentu saja pendekatan visual yang tampaknya akan didorong Nintendo dengan proyek remake Ocarina of Time ini. Bahwa alih-alih mengusung gaya yang lebih kartun, penampakan model karakter Link justru memmamerkan gaya yang realistis. Tak ayal, beberapa fans pun berujung mengemukakan kekhawatiran mereka sembari membangun rasa penasaran kira-kira seperti apa bentuk finalnya saat dimainkan.
The Legend of Zelda: Ocarina of Time Remake ini rencananya akan dirilis di tahun 2026 ini juga, masih tanpa tanggal pasti, untuk Nintendo Switch 2. Nintendo berjanji akan berbagi lebih banyak detail di masa depan.
Bagaimana dengan Anda? Tertarik dengan proyek yang satu ini?

