Pendalaman, Bukan Penambahan

Sejujurnya, ketika Capcom mengumumkan expansion Dark Arisen untuk Dragon’s Dogma 2, kami datang dengan ekspektasi selayaknya expansion pada umumnya. Jika hal yang serupa diimplementasikan di game RPG lain, apalagi yang menjadikan Job alias Vocation sebagai daya tarik utamanya, maka rasional untuk berharap bahwa akan ada tambahan di sektor tersebut. Hal inilah yang misalnya, selalu secara konsisten ditawarkan Blizzard untuk setiap expansion Diablo IV, misalnya.
Namun bayangkan betapa terkejutnya kami ketika bercakap-cakap dengan representatif Capcom selama proses demo dan menemukan bahwa Dark Arisen ternyata tidak akan menyediakan tambahan Vocation sama sekali. Apa yang Anda dapatkan dan temukan adalah vocation-vocation yang sudah tersedia di versi dasarnya, yang kini mungkin sudah Anda maksimalkan proses upgrade-nya.
Yang difokuskan Capcom adalah pendalaman dan bukannya penambahan. Vocation yang sebelumnya hanya bisa memasang 4 skill ke dalam pertempuran di versi dasarnya kini bisa memasang 6 buah skill di Dark Arisen. Dengan lebih banyak slot untuk digunakan, maka diharapkan bahwa akan ada lebih banyak kombinasi serangan yang bisa Anda lakukan di setiap Vocation, sekaligus menjamin setidaknya salah satu di antara dua slot ekstra tambahan ini khusus dipasangkan untuk serangan ultimate yang ada.
Sebagai gantinya, untuk memperkuat setiap Vocation ini dan sekaligus menjadi pondasi untuk gameplay loop yang baru, Dark Arisen akan menyuntikakn sistem Relic yang nantinya akan bisa dipasang di karakter untuk memperkuat fungsi senjata atau skill mereka. Relic akan jatuh sebagai reward acak dengan kebutuhan untuk melakukan proses appraisal lebih dulu sebelum Anda mengetahui konten seperti apa yang Anda dapatkan. Sayangnya seperti yang bisa Anda prediksi, waktu preview singkat kami sama sekali tidak memberikan kami kesempatan untuk menjajal soal probabilitas Relic yang Anda dapatkan terasosiasi dengan Vocation favorit yang Anda gunakan.
Kami juga sayangnya, tidak punya kesempatan untuk menjajal satupun dari 12 Dungeon Challenges yang terus dijadikan Capcom sebagai salah satu daya tarik tambahan Dark Arisen. Setiap dungeon ini diklaim akan menjadi sebuah tantangan tersendiri untuk Anda selesaikan dengan reward yang sepadan di akhir.


Tentu saja, dengan hanya sekitar 1 jam gameplay saja, masih terlalu awal untuk menyimpulkan akan seseru dan seadiktif apa Dark Arisen untuk Dragon’s Dogma 2 nantinya. Namun dengan core gameplay loop berbasis Relic seperti ini, area yang diisi dengan banyak monster tangguh, dan pendalaman Vocation alih-alih penambahan, ia tetap terasa seperti sebuah seri RPG yang siap menjanjikan petualangan yang seru dan intens layaknya sang versi dasarnya. Berita baiknya? Anda yang takut dengan masalah fast travel juga tidak lagi perlu khawatir dengan ekstra tambahan item dan fitur yang dipersiapkan Capcom.
Bagi gamer-gamer yang berencana untuk menjajal game ini di Nintendo Switch 2? Kami juga datang dengan berita bahagia. Kami diberi kesempatan untuk menjajal sebentar build versi Switch 2 dengan area dan akses vocation yang sama. Kami langsung menjawab tantangan ini dengan memilih vocation dengan efek paling gila – Magick Archer yang punya serangan “standar” – sang panah homing yang akan dengan cepat mengisi layar. Secara menakjubkan, terlepas dari frekuensi kami mengakses skill ini, framerate berjalan cukup stabil tanpa ada penurunan signifikan di mode handheld. Cukup untuk membuat kami takjub.
Dragon’s Dogma 2: Dark Arisen, Pantaskah Untuk Diantisipasi?

Walaupun sesi singkat kami tidak bisa dibilang efektif untuk memberikan gambaran yang lengkap dan komprehensif untuk menjawab pertanyaan di atas, namun ada satu asumsi yang menurut kami aman untuk kami keluarkan sebagai konklusi. Bahwa semua perjalanan singkat kami ini terasa seperti “perpanjangan tangan” dari apa yang ditawarkan Dragon’s Dogma 2 di versi dasar alih-alih sesuatu yang benar-benar baru nan revolusioner. Sebuah pendekatan yang rasional mengingat Dark Arisen hanyalah expansion, bukan sebuah seri sekuel baru.
Oleh karena itu, apakah expansion ini pantas untuk diantisipasi akan sangat bergantung pada seberapa seru dan nikmatnya Dragon’s Dogma 2 versi dasar untuk Anda. Jika Anda bersenang-senang dengan petualangan yang ia tawarkan terlepas dari semua kekurangan yang ada, maka jawabannya adalah iya. Namun jika Anda sudah tidak menyukai apa yang ditawarkan versi dasarnya, bahkan dengan ekstra tambahan fitur, gimmick, dan perbaikan keluhan dari sisi mekanik, fungsi, dan teknis, maka sepertinya Dark Arisen tidak akan banyak mengakomodasi situasi tersebut.
Dragon’s Dogma 2: Dark Arisen sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 9 Oktober 2026 mendatang untuk Playstation 5, Xbox Series, Nintendo Switch 2, dan tentu saja – PC.

