
Bagi mereka yang tidak pernah menyentuh seri ini sama sekali karena konsep gameplay yang ramah anak-anak dan bentuk yang tidak serius, popularitas game LEGO memang seringkali memancing tanda tanya. Namun bagi mereka yang sempat menyempatkan diri untuk terjun, pesona game ini jelas, terutama untuk game-game yang diracik oleh TT Games. Kemampuan untuk mengadaptasikan beragam hal dari sumber materi dengan detail tinggi jadi salah satu daya tarik utama, yang di beberapa seri bahkan hadir lebih baik dari versi game yang lebih “serius”. Tidak heran jika hype yang mengitari LEGO Batman: Legacy of the Dark Knight begitu kuat.
Apalagi, seri yang berupaya menghadirkan aksi perjalanan Batman dengan detail yang lengkap ini tampak menawarkan beberapa hal baru, termasuk sistem pertarungan yang tidak lagi sesederhana seri-seri lawas LEGO. Tidak hanya itu saja, pendekatannya juga lebih sinematik, yang tetap, didukung dengan voice acting seri LEGO modern yang memuat dialog dalam bahasa yang bisa kita mengerti alih-alih hanya bergumam. Semuanya dipadu-padankan dengan humor-humor kecil menggelitik yang diracik kreatif.
Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh LEGO Batman: Legacy of the Dark Knight ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai seri yang akan menjadi obat rindu untuk Anda yang sudah lama mendambakan lebih banyak seri Arkham? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.
Plot

Anda tentu tidak bisa menyuntikkan nama “Legacy” sebagai sub-judul sebuah game dan kemudian tidak berupaya untuk menawarkan keseluruhan cerita dari karakter yang menjadi fokus. Maka hal tersebut jugalah yang akan Anda dapatkan di LEGO Batman: Legacy of the Dark Knight ini.
Anda akan menikmati kisah Batman, bahkan lengkap dengan origin story dan bagaimana ia mendapatkan kemampuan belda dirinya di bawah bimbingan Ra’s al Ghul. Walaupun demikian, garis cerita yang ditawarkan oleh seri ini masih bisa diktegorikan “original”. Yang dilakukan TT Games ini adalah merangkai kisah Batman dan pertemuanna dengan beberapa karakter villain ikonikna dalam satu cerita berkesinambungan, termasuk bagaimana ia bertemu dan didukung oleh karakter companion yang lain.


Oleh karena itu, walaupun tidak memainkan peran yang benar-benar penting, apalagi jika Anda cukup familiar dengan sepak terjang Batman di film animasi atau film live-action Hollywood yang sudah eksis selama puluhan tahun terakhir, cerita ini tetap menarik untuk diikuti. Salah satu alasan kuat tentu saja melihat bagaimana LEGO yang seringkali tidak serius ini berusaha memotret dan memproyeksikan ragam adegan ikonk yang selama ini kita kenal.
Lantas, cerita seperti apa yang menunggu sosok Batman dan para companionnya di game ini? Siapa pula yang akan tumbuh menjadi musuh terbesar untuknya? Tantangan seperti apa yang menunggu ksatria kegelapan ini? Semua jawaban dari pertanyaan ini bisa Anda dapatkan dengan memainkan LEGO Batman: Legacy of the Dark Knight ini.

