
AI perlahan tapi pasti, memang mulai menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia modern. Dengan kecepatan perkembangan yang benar-benar fantastis dalam setidaknya lima tahun terakhir, ia kini mulai bisa diandalkan untuk beragam fungsi, bahkan untuk urusan meracik gambar dan video sekalipun.
Terlepas dari masalah lingkungan yang tetap jadi sumber kontroversi karena data center yang menuntut begitu banyak air bersih sebagai bagian dari sistem pendingin, ia terus jadi andalan banyak industri, termasuk video game. Sony bahkan berencana menjadikannya sebagai salah satu solusi integral konsol Playstation.
Berdasarkan informasi yang dibagi oleh situs Patenlyze, Sony baru saja mendaftarkan sebuah paten baru terkait sistem berbasis AI dengan fungsi yang menarik. Direncanakan untuk diaplikasikan untuk di semua perangkat elektronik yang mereka lepas, termasuk konsol Playstation nantinya, sistem AI ini menawarkan satu fungsi utama – otomatisasi perbaikan perangkat lunak.
Seperti yang kita tahu, sebagai perangkat pintar berpondasikan sebuah software spesifik, Playstation memang rentan menemukan masalah-masalah teknis karena satu dan lain hal. Di titik ini, saat situasi ini terjadi, hampir sebagian besar gamer akan langsung menghubungi customer service untuk mencari solusi, apalagi jika sang masalah terhitung “spesial” untuk sang konsol.
Hal inilah yang hendak “dipotong” oleh Sony dengan sistem AI berdasarkan paten ini. Begitu masalah software terjadi di Playstation Anda di masa depan, sebuah LLM (Large Language Model” akan langsung otomatis menulis sebuah program diagnostik untuk berupaya mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan mesin Anda.
Begitu hasil diagnosa muncul, sang sistem AI akan hadir dengan dua opsi yang bisa ia ambil. Pertama, ia bisa langsung berupaya untuk meracik solusi perbaikan langsung dan otomatis mengaplikasikannya ke mesin Anda. Kedua? Jika ia merasa tidak sanggup melakukannya, masalah ini akan otomatis dilaporkan ke engineer untuk proses review lanjutan.

Menariknya? Sony juga ingin membuat semua proses ini berjalan secepat dan semulus mungkin hingga pengguna produk mereka, termasuk gamer-gamer Playstation, bahkan tidaak sadar bahwa proses perbaikan tengah dan sudah terjadi.
Walaupun terdengar indah dan futuristik, namun harus diakui pula bahwa implementasi AI model LLM pada saat berita ini ditulis masih jadi sesuatu yang rentan salah dengan konsekuensi yang tentu saja bisa berujung super fatal jika menyangkut perangkat lunak seperti ini.
Bagaimana menurut Anda situasi ini? Jadi sebuah teknologi yang akan Anda sambut dengan tangan terbuka?

