
Bagi gamer-gamer veteran yang sempat menikmati Wild Arms di masa lalu, dibatalkannya proyek suksesor – Armed Fantasia memang meninggalkan luka yang mendalam.
Terlepas dari potensinya yang terlihat menggoda di beberapa trailer dan screenshot perdana, 505 Games yang sempat hendak berperan sebagai publisher sepertinya tidak percaya pada apa yang bisa dihasilkan game ini di masa depan. Situasi ini juga membuat banyak gamer-gamer bertanya dengan proyek yang sempat menjalani kampanye Kickstarter bersama – Penny Blood. Bagaimana dengan nasib proyek yang seharusnya menjadi suksesor dari Shadow Hearts ini?
Di tengah ketidakpastian tersebut, kreator Shadow Hearts sekaligus otak untuk proyek Penny Blood ini – Matsuzo Machida akhirnya angkat bicara via post X pribadinya. Ia datang dengan berita baik dan berita buruk.
Berita buruknya? Ia mengaku bahwa hingga saat ini, Penny Blood masih belum menemukan publisher sama sekali. Ia merasa bahwa kondisi industri game saat ini memang tengah sulit.
Berita baiknya? Situasi ini tidak menggerus komitmen mereka untuk tidak hanya menyelesaikan Penny Blood saja tetapi juga terus mengembangkan IP baru ini bersama dengan studio barunya – Wildrose.
Setelah sempat merilis sebuah game prekuel dengan pendekatan budget yang lebih kecil – Penny Blood: Hellbound di tahun 2024 kemarin, Machida juga berencana untuk merilis sebuah adaptasi novel baru bertajuk Penny Bloood: Reviolence untuk mengenalkan IP baru ini ke khalayak yang lebih ramai.
バッカーの皆様、ファンの皆様
— 町田 松三 @PENNYBLOOD (@MachidaMatsuzo) October 2, 2026
平素よりお世話になっております。
現在、弊社にキャンペーンおよび本作品に関するお問い合わせを多数いただいております。…
Machida menutup pengumuman ini ucapan terima kasih untuk dukungan yang sudah ia terima dan berjanji akan berbagi informasi setelah ia merasa ada sesuatu yang pantas untuk di-update.
Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang masih menantikan Penny Blood ini?

