
Hanya karena pondasi semesta sebuah video game datang dari franchise populer yang dinikmati ratusan juta gamer di seluruh dunia, bukan berarti ia bisa dilihat sebagai sebuah jaminan kesuksesan. Hanya karena ia datang dengan kualitas visualisasi bergaya anime yang cantik dan animasi yang begitu halus, bukan berarti pula ia digandrungi. Tidak percaya? Lihat saja proyek game fighting tag team dari Riot Games – 2XKO yang kembali hadir dengan berita buruk.
Bahwa alih-alih membaik dengan potensi eksis untuk waktu yang sangat lama, konfirmasi terbaru yang dikeluarkan Riot Games terkait 2XKO justru terasa seperti pengibaran bendera putih karena kompetisi yang terlalu ketat.
Benar sekali, Riot Games secara resmi mengumumkan penghentian pengemboangan secara aktif 2XKO mulai bulan Desember 2026 mendatang. Keputusan tersebut mereka sebut diambil dari jumlah pemain aktif yang tidak cukup banyak untuk membuat game ini bisa terus bertahan hidup. Oleh karena itu, mulai Desember 2026, 2XKO tidak akan lagi mendapatkan update dan konten baru.
Walaupun demikian, selama sisa waktu menuju keakhir tahun tersebut, 2XKO dipastikan akan tetap aktif. Selama kurun beberapa bulan waktu tersebut, ia akan didukung dengan kehadiran dua karakter baru – Lux dan Samira, konten ekstra, dan juga penyempurnaan. Di bulan Desember 2026, akan ada bug fix patch terakhir.
Setelah masa waktu tersebut berlalu, Riot memastikan akan terus menyalakan server 2XKO sehingga ia bisa terus dimainkan secara online ataupun offline. Tidak ada tenggat waktu diinformasikan, namun mereka berjanji akan melemparkan pengumuman cukup awal jika ada perubahan terkait situasi ini.

Riot mengaku bahwa tujuan mereka saat ini hanyalah memastikan bahwa fans ayng masih tertarik untuk memainkan 2XKO akan bisa melakukannya. Oleh karena itu, mereka juga akan membuka semua opsi Champs (karakter), meracik bundle sebagian besar item kosmetik, dan melakukan proses refund untuk semua gamer yang sudah memercayakan uang mereka sebelum tanggal 20 Agustus 2026 ini.
Dalam pernyataan resminya, Riot memastikan bahwa “kegagalan” 2XKO tidak akan membuat mereka kapok untuk terus mengeksplorasi potensi genre baru dengan semesta League of Legends.
Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang sempat mencicipi 2XKO sejauh ini?

